Saturday Trip; Trexler Memorial Park – Dinner at Natalie’s House

Setelah Jum’at kemarin maen-maen air di Danau Beltzville, Sabtu siang tadi kami jalan-jalan ke Trexler Memorial Park yang kebetulan tidak jauh dari rumah salah satu project assistant kami, Natalie DeRosa.
Natalie mengajak kami untuk jalan-jalan di taman yang letaknya tidak jauh dari rumahnya, karena selain taman ini luas dan menarik untuk dijelajahi, kami juga akan diajak makan malam dirumahnya. Yippiee! Makan gratis whahaha… becanda loh! (Takutnya abis ini ada yang mo ngirim makanan ke sini, karena dipikir aq kelaparan, ini pengalaman dari ketika nge-posted masalah sepatu yang rusak)
Taman ini letaknya di Allentown County, nggak terlalu jauh dari kampus sekitar 13 mil dan dengan van kampus bisa dicapai kurang dari 30 menit. Sekilas kalau dilihat mirip dengan Kebun Raya Bogor, banyak pohon-pohon tua yang tinggi-tinggi dan besar-besar dan (seperti biasa, banyak) lapangan rumput yang luas.
Kebanyakan orang yang datang berkunjung biasanya mereka menggunakan taman ini sebagai tempat olah raga atau sekedar duduk-duduk.
Di tengah perjalanan kami menjelajahi taman kami berhenti sebentar di rumah General Harry C. Trexler. Pak Trexler ini adalah salah satu tokoh penting di Allentown di abad ke delapan belas. Beliau adalah salah satu pelopor pengusaha semen di Amerika. Rumah yang terletak ditengah-tengah taman ini adalah spring house-keluarga Trexler, dan dulunya taman seluas 141 acre yang mengelilingi rumah ini, adalah tempat untuk penangkaran burung dan satwa liar. Atas wasiat Pak Trexler di tahun 1935, taman ini dijadikan taman untuk umum dan Beliau juga memberikan kekayaannya untuk membiayai perawatan taman ini.
Tahun demi tahun, banyak masyarakat yang ikut serta dalam perawatan taman ini. Biasanya yang menyumbang adalah keluarga yang baru kehilangan salah seorang anggota keluarganya. Dan bagi mereka yang ikut menyumbang, mereka bisa menuliskan nama anggota keluarganya yang meninggal di kursi taman.

Setelah satu jam berjalan-jalan dan sempat berdiskusi mengenai topik yang nggak akan ada habisnya “What is the definition of love for you?”. Ini saatnya makan malam!
Rumah Natalie jaraknya hanya lima menit dari taman. Sesampainya disana kami sudah disambut dengan ibunya Natalie, Mrs. DeRosa. Beliau masak sup kacang merah dan nasi (hohohoho) plus keju dan tortillas. Hmmm… masakan rumah niy :)
Seperti biasa, murid beasiswa kalau dikasih makanan rumah pasti bawaanya kalap whehehe… Maklum kadang kantin di kampus makanannya tuh agak kurang match dengan lidah kami.


Makan-makan-makan dan mengobrol. Obrolan makin seru setelah Mrs. DeRosa kedatangan tamu, Lorraine. Kami ngobrol-ngobrol cerita mengenai negara kami masing-masing. Dan nggak kerasa ketika selesai makan dessert, Haagen Dazs, waktu sudah menjukkan jam lima sore. Waktunya kami kembali ke dorm niy. Tapi sebelum pulang rasanya nggak lengkap kalau nggak bawa souvenir, oleh Mrs. DeRosa kami diberi a bunch of Lavender! Hmmm, wangi…