Indonesian Table at Good News Project Caribbean Dinner Theatre


Kemarin malam, kami kontingen Indonesia ikut serta dalam malam pengumpulan dana untuk membangun rumah bagi keluarga yang membutuhkan di Karibia. Acara tahunan ini diselenggarakan oleh Good News Project, non-profit organization. Untuk kali ini Good News Project memberikan dua meja bagi international student dari program CCID. Tahun ini selain kami kontingen Indonesia, kontingen Brazil juga ikut serta.

Dari informasi yang kami dapatkan dari pihak kampus, selain membantu mengumpulkan dana, dari sekitar hampir tiga puluh meja akan dipilih beberapa meja favorit pengunjung. Kemudian dua orang dari kelompok kami akan membantu tamu yang duduk, semacam waitress, dan kami diharapkan tampil sesuai dengan tema meja kami. Sehingga tiap tamu tertarik untuk memberikan tip, yang nantinya diberikan sebagai sumbangan, sebanyak-banyaknya.

Beberapa persiapan menjelang malam pengumpulan dana kami mulai lakukan semenjak beberapa hari sebelumnya, agar meja kami terlihat menarik, sehingga masyarakat Wausau tertarik untuk mengenal Indonesia.

We are Indonesian, Yudista, Dian and me

Sebenarnya ketika sempat berbicara melalui telepon dengan Bu Sylvia dari Indonesian Embassy di Chicago, kami sempat ditawari untuk dikirimi paket brosur dan CD mengenai Indonesia. Akan tetapi karena satu dan lain hal, brosur dan CD masih tertunda.

Untuk menggantikan brosur, kami sepakat untuk membuat album foto mengenai Indonesia beserta penjelasannya. Kami pilih beberapa foto yang menarik untuk dilihat dan menggambarkan keindahan dan keberagaman Indonesia. Disetiap masing-masing foto kami sertakan juga penjelasan mengenai gambar tersebut, agar tamu yang duduk di meja kami mengerti betapa indahnya Indonesia dan betapa bangganya kami dengan negara kami.

Selain foto album, kami juga mengeluarkan ‘harta benda’ kami. Beberapa souvenir yang kami bawa dari Indonesia, kami keluarkan dari tempat penyimpanan. Yudista mengeluarkan pernak-pernik khas Indonesia, seperti beberapa pembatas buku bermotif wayang. Aq sendiri membawa beberapa kain batik dari Indonesia.

Selain ‘harta benda’ kami, ada beberapa aksesoris pemanis meja yang merupakan bantuan dari International Student Office – NTC. Mereka meminjamkan bendera Indonesia dan globe. Ini salah satu aksesoris paling penting di meja kami.

Kami juga membuat beberapa pembatas buku dengan tulisan I love Indonesia – Aku Cinta Indonesia. Pembatas buku ini salah satu yang menarik bagi sebagian tamu di meja kami.

Ketika kami mempersiapkan meja kami, kami melakukan beberapa perubahan hingga akhirnya kami menemukan ide terbaik untuk meja kami. Beberapa saat setelah mendekorasi meja kami, kami bersiap-siap untuk menyambut tamu yang datang.

dekorasi versi pertama

dekorasi versi kedua

dekorasi versi terakhir

Ketika tamu mulai berdatangan dan selagi menunggu hiburan dimulai, kami menjelaskan mengenai Indonesia melalui album foto yang kami sediakan di meja pada tamu yang duduk di meja kami maupun pada tamu yang hanya mampir. Banyak dari tamu dari meja lain yang sengaja datang hanya untuk melihat meja kami lebih dekat. Dan banyak dari mereka yang terkagum-kagum dan memuji meja kami. Alhamdulillah…

Di tengah-tengah acara ada satu hal yang membuat kami tertawa, yaitu Yudista dan aq dipikir panitia adalah kakak beradik. Ini terjadi karena nama Yudista hanya terdiri dari satu kata saja, sedangkan itu tidak lazim di Amerika. Dan namaku yang terdiri dari dua kata, R. Rushita, ini membuat panitia berkesimpulan kami kakak-beradik, sehingga nama Yudista menjadi Yudista Rushita. Hehehe…

Kakak beradik, mana kakaknya-mana adiknya?

Di tengah-tengah acara, panitia mengumumkan beberapa meja terfavorit pilihan pengunjung. Alhamdulillah, meja Indonesia adalah salah satu terfavorit pilihan pengunjung. Karena kami ‘pelajar’ hadiah yang berupa wine, diganti dengan coklat. Hehehe…

Dengan coklat hadiah

Ini pengalaman ‘malam international culture’ pertama kami yang alhamdulillah sukses. InsyaAllah, pertengahan bulan November kami akan ikut serta untuk malam kebudayaan di NTC, kampus kami, dan bulan Desember kami akan tampil di Marathon County Public Library, mudah-mudahan untuk dua acara yang lebih besar itu kami akan lebih sukses, amiin.