Menunggu Pengumuman Beasiswa

Menunggu adalah hal yang tidak menyenangkan, apalagi kalau yang ditunggu akan berpengaruh banyak ke kehidupan kita, seperti pengumuman beasiswa. Beberapa kali ditanya mengenai kapan pengumuman beasiswa (program yang aq ikuti sekarang, CCIP), aq jadi ingin menulis saat-saat aq dulu menunggu pengumuman beasiswa ini.

Mohon diingat time-line ini aq buat dengan berdasarkan pengalaman pribadiku, jangan dijadikan patokan general yah… Dan karena yang memiliki kewenangan penuh adalah AMINEF Fulbright dan CCID jadi ini hanya sekedar bacaan ringan sambil menunggu pengumuman, ok-ok…


September 2009 – Aq menerima informasi mengenai CCIP ini dari saudara sepupuku, Zaka. Aq terima email dari Zaka mengenai info ini sebelum Idul Fitri tahun 2009, tepatnya bulan awal bulan September.

October 2009 – Saat rencana si Mas untuk sekolah lagi makin matang, akhirnya kami mulai membicarakan mengenai kemungkinan aq untuk mendaftar CCIP. Pertengahan October si Mas setuju, kemudian aq mulai mendaftar tes TOEFL di IPB Bogor. Seminggu sebelum deadline, berkas dari kampus sampai ke Jakarta. Dan dua hari sebelum deadline berkasku aq kirim via courier.

November 2009 – Akhir bulan ini aq menerima email (dan ditelpon) kalau aq dipanggil untuk seleksi wawancara dan ITP TOEFL. (Pengumuman bervariasi, ada beberapa teman yang dihubungi beberapa hari sesudahku karena jadwal interviewnya beberapa hari setelahku) Pihak AMINEF menelpon untuk mengatur akomodasi dan transportasi.

December 2009 – Pertengahan bulan ini aq melakukan tes wawancara dan ITP TOEFL. Bertemu dengan kandidat lain.

Januari 2010 – Lebih dari satu bulan dari jadwal wawancara, aq mendapatkan email kalau aq terpilih menjadi nominasi penerima beasiswa. Ini bukan final pengumuman loh… Dan hasil TOEFL juga sudah keluar. Di bulan ini aq mulai bergabung di forum CCIP ’10 di Facebook.

April 2010 – Setelah lama tidak mendengar kabar dari AMINEF, dan banyak teman yang sudah beberapa kali mengirim email ke AMINEF. Akhirnya tepat ditengah bulan aq dapat email kalau aq diterima (ini yang final). Dan aq harus segera mengurus ‘Medical Check Up‘ dan aq diberi tahu mengenai PDO di bulan Mei. Dan satu hal yang aq lakukan segera setelah menerima informasi ini adalah aq segera membuat passport, karena aq belum punya passport.

Mei 2010 – Tiga hari sebelum berangkat PDO di Bali, di email pihak AMINEF mengirim berita yang mengejutkan yaitu aq berangkat tanggal 6 Juni 2010. Sukses bikin aq nangis bombay… (Huuaaa…. akan nunggalin si Maaassss kurang dari sebulan huuaaa…). Tapi kalau sekarang malah bersyukur karena berangkat lebih awal dengan program Pre Acc, karena dapat banyak kesempatan yang teman-teman lain tidak bisa dapatkan. ^^
PDO di Bali juga dilaksanakan di bulan ini, ini pertama kalinya kopi darat dengan semua penerima beasiswa Fulbright. Di sini juga bisa bertemu dengan alumni Fulbright yang keren-keren. Hihihi… (kesempatan untuk bisa pamer ma si Mas)
Beberapa hari setelah PDO, aq mulai mengisi ‘DS 160‘ dan melakukan wawancara ‘VISA‘, dan alhamdulillah lancar.

Juni 2010 – Tanggal satu tepat aq mulai packing, uang saku untuk perjalanan udah aq terima (kalau nggak salah siy tanggal ini deh), walaupun tiket belum di tangan. Sampai beberapa hari sebelum keberangkatan yang dijadwalkan di awal aq belum menerima kepastian mengenai tiket, ini karena pihak CCID yang meng-arrange tiket bukan AMINEF. Dan satu hari sebelum keberangkatanku di siang hari aq diberi tahu kalau keberangkatanku di delay, tapi beberapa jam kemudian (setelah party ma si Mas merayakan ‘delay’-anku) di telpon dan di beritahu kalau aq jadi berangkat, sedih mode on! Hahaha…
Besoknya beberapa jam sebelum keberangkatan ditelpon dan diberi tahu kalau ternyata di delay lagi, dan baru berangkat tiga hari kemudian horrray!

Banyak yang bilang menunggu pengumuman beasiswa CCID itu lama, tapi kalau dibandingkan dengan beasiswa lain ini termasuk cepat loh! Jadi kalau belum menerima kabar dari AMINEF sabar aja. Kalau memang beasiswa ini baik insyaAllah kesempatannya akan datang, tapi kalau ternyata nggak, percaya deh berarti ada yang lebih baik dibalik itu. God always knows what good for you.

November 2010 – Hmm, nggak kerasa setahun yang lalu aq masih ada di Indonesia dan sedang sibuk merencanakan untuk merayakan anniversary-ku dan si Mas, sambil sibuk latihan TOEFL untuk test ITP TOEFL. Dan enam bulan lagi insyaAllah akan kembali ke Indonesia dan berkumpul lagi dengan si Mas dan keluarga. Mudah-mudahan semuanya dilancarkan dan langkahku selalu disertai dengan kemudahan dan kebaikan, amiin.

Kucing dengan Mainan Barunya

Ini ada sedikit oleh-oleh dari acara weekend di rumah mentor-parent-ku.

Setelah Thanksgiving, biasanya orang Amerika akan memulai untuk memasang dan menghias Christmas Tree, demikian juga mentor-parent-ku. Nah, selain untuk dekorasi ruangan menyambut Christmas, ini adalah mainan baru untuk kucing mentor-parent-ku, Fela. Dibawah ini salah satu tingkahnya ketika sedang mengeksplore mainan barunya, Christmas Tree. Dan setiap pagi, selalu ada ornamen yang berjatuhan di lantai, karena semalaman pohon ini berusaha dipanjat oleh Fela.


Diendus, digigit, kemudian dipanjat!

Langkah-Langkah Memesan di The Harvest Cakes Via Online

Barusan temenku ada yang menanyakan bagaimana cara memesan cake di The Harvest Cakes secara online. Aq men-tag-kan postingku sebelumnya ‘Order Online di The Harvest Cakes’ Website‘, tapi ternyata penjelasanku di posting tersebut masih membuat dy bingung karena dy belum terbiasa dengan transaksi online.

Hmm, aq jadi ingat saat-saat pertama aq melakukan transaksi online. Aq saat itu sempat bingung bagamana langkah-langkahnya. Melalui post kali ini aq mencoba menjelaskan langkah-langkah yang aq lakukan untuk memesan cake online melalui website The Harvest Cakes.

FYI, untuk bisa menggunakan jasa pengiriman The Harvest Cakes, customer harus order minimal 160.000 IDR dengan biaya kirim 20.000 IDR. Dan minimal pemesanan sebaiknya dilakukan dua hari sebelum hari Hnya. Photo cake hanya bisa dipesan diatas dua pilihan cake yaitu Opera dan Chocolate Devil, dengan dua ukuran saja 20×20 cm dan 30×30 cm.

Untuk cake seperti diatas (Opera cake dengan photo diatasnya dengan ukuran 20×20 cm) langkah-langkah yang harus dilakukan adalah;

1. Masuk ke website The Harvest Cakes (langsung click ditulisan ‘Harvest Cake’).

2. Click ‘Products’, kemudian pilih ‘cakes and pastries’.

3. Click ‘Opera cake’, arahkan kursor ke bawah hingga bagian ‘product variations’. Kemudian tuliskan angka ’1′ di bagian ’20×20 cm’, setelah itu click ‘add to cart’.

4. Setelah memilih cake, sekarang pilih photo print. Click ‘products’ kemudian pilih ‘photo cakes’.

5. Pilih ‘photo cake 1′, kemudian tuliskan angka ’1′ di bagian ’20×20 cm’, setelah itu click ‘add to cart’.

6. Lalu akan muncul halaman yang akan memberikan pilihan untuk menambah lilin atau pita. Misalnya tertarik silahkan di click dan masukkan angka ’1′ atau ’2′, disesuaikan dengan kebutuhan aja.

7. Setelah selesai click button ‘next step’. Kemudian akan masuk ke halaman untuk check out.

8. Di halaman check out, customer diminta untuk memasukkan alamat dan data diri. Di bagian customer diminta memasukkan tanggal dan jam pengiriman apabila ingin cake tersebut diantar, atau kalau ingin diambil pilih pilihan ‘pick up’. Kemudian, apabila ada request khusus, bisa dicantumkan di kolom bagian ‘special delivery request’.

9. Masukkan alamat tujuan pengiriman dan data diri penerima dan apabila ingin menuliskan sesuatu diatas cake bisa ditulis di kolom ‘wording’. (untuk cake yang aq pesan, aq mengirim foto yang sudah aq edit dan aq tambahkan kata-kata sendiri, jadi kolom ‘wording’ aq kosongi)

10. Click ‘next step’, kemudian masuk ke halaman pembayaran. Pilih cara pembayaran yang diinginkan. Apabila memilih dengan kartu kredit, sama dengan cara yang aq pakai, maka nanti akan ada kolom mengenai nomor kartu dan alamat pemilik kartu yang harus diisi.

11. Setelah selesai mengisi, click ‘process payment’. Kalau transaksinya berhasil, dihalaman selanjutnya akan ada tulisan ‘Approved’, dan kalau tidak akan ada tulisan yang menyatakan kalau transaksinya tidak bisa diproses.

12. Kalau transaksi berhasil, maka akan ada email konfirmasi yang masuk ke email customer, dan beberapa saat kemudian ada email dari CS Harvest Cake yang akan meminta customer untuk mengirimkan photo yang akan di print. Setelah itu transaksi selesai dan tinggal menunggu hari Hnya ketika cake dikirim!

Selamat memesan!

Di website The Harvest Cakes, mereka juga menyediakan bantuan untuk menjelaskan langkah-langkah pemesanan. Click ‘how to buy