Yang suka waffle angkat tangan! *aku nggak cuma angkat satu tangan, kalau bisa langsung berdiri hehehehehe…*
Ceritanya dari dulu entah kenapa aku lebih suka makan waffle yang klasik, hanya waffle dengan syrup maple aja. Nggak begitu semangat makan kalau wafflenya disajikan dengan ice cream atau lain-lainya yang lagi nge-tren banget di Jakarta *ini nggak suka rasanya, apa nggak suka harganya yah hahahahaha…*. Tapi beneran deh, makan waffle hangat dengan syrup maple yang manis itu rasanya udah enaaaakkk banget. Huhuhuhuhu… jadi laper… *masih ada sisa waffle yang belum dimakan sama si Mas nggak ya?*
Resep yang aku bagi di sini adalah resep dari sekian kali uji coba beberapa resep yang aku dapet di allrecipe.com.au. Setelah mencoba beberapa kali dan mencermati reviews yang diberikan dari member website ini, akhirnya aku punya resep andalan yang mudah dibuat. Hope you like it!
Imut banget yah waffle makernya, waffle yang matang bentuknya hati hahahahaha… Udah gitu foto di cetakan itu diambil pas pertama kali nuang adonan, aku pikir bakal bisa nampung banyak, eh ternyata dikit. Akhirnya adonannya keluar-keluar.
Classic Waffle
Bahan:
1 1/2 cup tepung terigu
1 sdm baking powder
1 1/2 sdm gula
1/2 sdt garam
4 sdm butter yang sudah dilelehkan
2 telur, pisah kuning dan putihnya
1 sdt vanilla sugar, bubuk vanilla
1 1/4 cup susu cair
Cara membuat:
1. Campurkan tepung, baking powder, gula, garam, dan vanilla sugar dalam mangkok. Kemudian masukkan susu, kuning telur, dan mentega. Aduk sampai adonan rata. *kalo nggak betah ngaduk pakai tangan, aduk pake mixer aja.*
2. Kocok putih telur sampai kaku. *Based on ilmu karna nonton MasterChef, putih telur yang kaku itu tandanya ketika adonan putih telur dibalik, maka adonannya nggak akan jatuh atau tumpah.*
3. Kemudian masukkan putih telur yang kaku tersebut dalam adonan, aduk rata.
4. Siapkan cetakan waffle. Saat cetakan siap, masak waffle dalam cetakan dan masak sesuai waktu yang dibutuhkan. Sajikan waffle yang telah matang dengan tuangan maple syrup.
Oiya, banyak resep yang mencampurkan putih telur langsung dengan adonan tanpa dikocok sampai kaku, don’t worry wafflenya akan matang sempurna kok. Tapi nilai lebihnya apabila ada putih telur terkocok kaku adalah waffle akan lebih renyah dan saat disimpan di freezer dan dipanaskan lagi di toaster, rasanya lebih enak daripada adonan yang tanpa putih telur yang kaku. Selamat mencoba!

