2013

Awal tahun biasanya banyak yang nanya tentang resolusi. Appaaa yaa…

Sejak beberapa tahun yang lalu aku sudah ‘berdamai’ dengan diri sendiri dengan nggak bikin resolusi tahunan yang terlalu ambisius. Dua tahun tahun berturut-turut malah nggak bikin sama sekali, ‘just face what is on’. Tahun ini maunya juga laid-back, and enjoy every minutes of my life without have any burden on my shoulder. Jadi to simplify any aim I have, tahun ini resolusinya adalah…

live life with pray, love, happiness, and healthy food (with little bit cheating here and there lol… )

Exploring Townsville part 3 (Repost; Billabong Sanctuary)

I want to keep sharing some places I have visited while I am in Townsville, however, some of the places I had visited and written before I started making ‘Exploring Townsville’ theme, so I will do some repost. This post was repost from original post on November 22, 2011, with title ‘Mengunjungi Billabong Sanctuary’.

Wish you have a great day!

Setelah beberapa kali posting selalu tentang makanan, so *or lebih tepatnya, ‘akhirnya’* ada cerita lain selain makanan! *Horray!!*

Kali ini aku ingin cerita pengalaman saat kemarin berkunjung ke Billabong Sanctuary, yang letaknya tidak begitu jauh dari Townsville. Billabong Sanctuary adalah wildlife park dengan luas 11 hektar, di dalamnya terdapat lebih dari 100 jenis hewan yang terdiri dari beberapa hewan yang dirawat khusus oleh pengelola dan lainnya hidup dengan bebas. Taman ini memiliki beberapa koleksi yang terkenal akan ke-Australian-nya, beberapa hewan tersebut adalah koala, wallaby, wombat, dan kangguru. Selain itu ada banyak hewan lain yang sengaja dipelihara untuk menjaga eksistensi jumlahnya seperti cassowary, dingo, dan lain-lainnya.
Billabong Santuary selalu buka setiap hari dari pukul 9 pagi sampai pukul 4 sore hari, dan kecuali saat hari Natal taman ini akan tutup sehari penuh. Akan tetapi ada saat-saat dimana taman ini akan tutup secara khusus seperti beberapa bulan setelah cyclone melanda Townsville dan sekitarnya. Taman ini butuh dua bulan untuk merenovasi dan mengembalikan habitat alam yang menjadi tempat banyak binatang bertempat tinggal, sehingga pada saat tersebut taman ini ditutup untuk umum.
Selain bisa melihat binatang-binatang ini secara langsung, ada beberapa atraksi yang digelar setiap harinya untuk menarik perhatian pengunjung taman. Mulai dari memberi makan cassowary, kemudian berinteraksi dengan wombat dan koala yang menggemaskan, berkenalan dan memberi makan hewan reptil khas Australia, menyaksikan balapan kura-kura, dan berkenalan dengan dingo. Kalau tertarik dengan kehidupan hewan dan alam liar maka sebaiknya datang saat masih pagi, hingga bisa melihat seluruh atraksi yang tersedia.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai tempat ini dan harga tiket masuknya bisa dicek di website mereka langsung di Billabong Sanctuary.
*Eniwei, pasti udah banyak yang bilang, ‘tumben mau panas-panasan.’*
Hehehehe… sebenernya ini udah terlanjur item, gara-garanya si Mas Sabtu kemarin ngajakin ke the Strand, daerah pesisir pantai yang terkenal di Townsville. Si Mas yang orang lapangan dan pecinta alam, pingin refreshing setelah sibuk dengan ujian semester, dan aku terpaksa ikut. Di the Strand kami berjalan-jalan dipesisir pantai terawat cantik, pertokoan yang keren dengan bangunan gaya eropa kuno, dan kulitku yang tambah item, hahahahaha… Ceritanya nyusul yah, coz fotonya ada di lappy si Mas.
Nah, karena terlanjur item, *alasan yang nggak banget* dan bu presiden PPIA-Townsville malah kasian ma aku yang nggak mau belom sempet main kemana-mana, maka BuPres, insisted me untuk ikutan bareng dy dan salah satu teman senior yang punya rencana untuk pergi ke Billabong. Dengan iming-iming bisa liat koala dan kangguru dari dekat dan disindir sama si Mas, akhirnya aku berangkat!
En ternyata, koala tuh lucu banget yaaa…. *ndussel – ndusel sambil meluk bantal, ngebayangin koala yang kemarin aku peluk* Udah gitu kangguru tuh ramah euyy… saking gemesnya jadi pingin meluk kangguru tapi takut ditendang *inget ma pilem kartun*. Seru banget deh pengalaman saat kami di sana, binatangnya ramah-ramah dan staffnya juga attractive. Jadi mereka ngejelasin mengenai binatang-binantang tersebut yang ngedengerin nggak bosen, selain staff-staffnya juga emang good looking, compare to other bule out there yah. *hahahaha, serius loh… kalo nggak percaya dateng aja deh😀 *Untuk yang suka ngelihat dan berinteraksi dengan binatang dan alam, tempat ini recommended sekali, sayang kemarin karena si Mas harus kuliah semester pendek jadi nggak bisa ikutan. Kalau dy ikut, aku yakin dy bakal fall in love ma tempat ini. Selain orang dewasa, tempat ini juga tempat yang menarik untuk mengenalkan binatang pada anak-anak. Anak-anak bisa berinteraksi dengan binatang yang ramah dan bisa belajar untuk menyayangi binatang.

Overall, I had a great time yesterday, being around the nature life and all the girls’ talk. Bikin lupa waktu euy, pas balik ke kota nggak kerasa udah lewat jam makan siang loh. Wuah, ini bakal ketagihan niy keluar bareng cewe-cewe, hehehehe…😀

Pictures were taken by mbak Anita

Melbourne – Sydney, Some Moments Captured in Those Two Cities

Ternyata aku nggak sanggup bikin jurnal perjalanan. Dunno why! Sepertinya setiap mau nulis eh ada aja gangguannya, mulai dari musti ngurusin barang-barang yang harus dikirim pulang *alesan*, malah nyasar ke ebay ato amazon *yang ini jujur*, ato malah nggak sempet sama sekali bercengkrama dengan komputer karna pulang dari kerja udah teler *maklum akhir tahun, syibuk euy…*

Jadi sebagai post penutup akhir tahun, jurnal perjalanan aku ganti dengan beberapa foto yang diambil oleh si Mas aja yah… *maap-maap*

Oiya, karna pencurian photo entah kenapa kok makin marak aja, jadi untuk beberapa gambar aku kasih watermark di tengah-tengah objek, sedikit mengganggu sih, tapi mudah-mudahan bikin pengambil-foto-tanpa-ijin-amatir tau kalau gambar-gambar ini ada yang punya.:)

Untuk sodaras en temens yang dari kapan hari request jurnal perjalanan karna mo liburan ke dua kota ini, tunggu dulu ya… Sapa tau nanti beberapa bulan lagi pas udah balik ke Indo dan being-idle *nggak mo dibilang pengangguran hahaha…*, aku lanjutin draft yang udah setengah jalan.😉

Enjoy!!

Melbourne Yarra Tram

Melbourne Yarra Tram taken at Russell St.

Melbourne at Night

Melborne at night taket at Eureka Skydeck

Suami in action

Si Mas in action, picture taken at Niagara Ln and Little Bourke St.

Opera House in the afternoon

The Opera House in the afternoon

Sunset at Opera House

Sunset at the Opera House

Opera House at Night

The Opera House at Night

Happy Anniversary

dengan soundtrack lagu  yang aku pasang di side-bar kiri dari Woolworth… 

 

Photobox Tempatketiga

If some people think marriage is like an amusement park ride.
Some are roller coasters, taking you on an exciting but scary ride up and down and around and through loops.
Some are merry-go-rounds, turning around and around in circles but never really going anywhere.
Some are kiddy rides, easy, but kind of boring, and making you want something more.

However, I think ours is not as scary as roller coaster but not as boring as merry-go-rounds. It just simply fun, exciting, and full of surprise, joy, laugh, happiness, and love!

Happy fourth anniversary to my wonderful best friend ever and me…:)

Vertigo + Kecapean + EmEsGji = Tepar

Vertigo

Semalam sebelum berangkat liburan aku dan si Mas masih belum sempat packing. Aku kecapekan karena di tempat kerja sibuk menyiapkan order yang tumben-tumbenan banyak dan si Mas ada party-temannya yang mo mudik. Rasanya karna kecapekan dan lupa makan malam, penyakit maagku kumat. Ditambah kepikiran belum sempat packing, vertigo ikut muncul. Akhirnya rencana mo bangun tengah malam buat nyicil packing gagal total. 

Paginya setelah sholat subuh, baru aku dan si Mas mulai packing. Setelah itu karna kepala masih berat dan vertigo makin parah aku memanfaatkan waktu satu jam sebelum berangkat kerja untuk tidur. 

Rencana untuk kerja penuh hari itu juga gagal, setelah jam makan siang aku minta ijin ke supervisorku untuk pulang. Pulang kerja sempat tidur sebentar, kemudian jam empat sore kami sudah harus berangkat ke bandara.

Kecapean

Walaupun vertigo masih bercokol di kepala, namun karna skalanya ringan, aku masih bisa menikmati liburan di Melbourne dan Sydney. Sukurlah…

Setiap malam untuk mengurangi dan mencegah vertigo makin parah, aku rutin minum obat maag dan vitamin B12. Menurut saran pharmacist yang aku temui di Melbourne mereka menyarankan aku untuk minum paracetamol. Ditambah dengan istirahat malam yang cukup, alhamdulillah sangat membantu. Tapi tetap saja, walaupun hati riang ternyata badan merasakan kecapaian. 

EmEsGji

Sebagai orang yang tidak terbiasa makan-makan yang mengandung bahan penyedap rasa berupa MSG, badanku suka protes setelah aku makan makanan yang mengandung bahan ini. Apalagi kalau badan tidak dalam kondisi yang prima, alamat deh badan terasa nggak enak banget.

Mangkanya saat kami menyusun rencana tempat makan yang ingin didatangi saat liburan kami mencoret tempat makan masakan Indonesia dan masakan China, yang kami tengarai memiliki kecenderungan memakai MSG dalam masakannya. Tapiii… apa daya… Tinggal di hotel yang bersebelahan dengan rumah makan Indonesia di Melbourne (plus harganya murah), membuatku tergoda. Akhirnya paling tidak sekali atau dua kali sehari kami makan disana. Bisa ditebak tiap kali setelah makan makanan mengandung MSG malamnya aku sesak nafas. Aaaarrrgggghh… 

Belum ‘kapok’ dengan yang itu, di Sydney aku makan makanan berMSG lagi, plus, jajan makanan ringan berbahan rumput laut berbumbu MSG.😦

Tepar

Sampai di rumah, Townsville, hari Kamis malam, karna hati senang badan nggak ngerasa cape. Tapi keesokan harinya, vertigo yang beberapa hari terakhir mulai hilang, muncul lagi. Dan dada terasa sesak karna semalam sebelum tidur sempat makan makanan ringan rumput laut lagi. Intinya, kombinasi antara badan vertigo, kecapekan, dan makanan MSG membuatku tepar.

Si Mas langsung ambil tindakan tegas, ‘makan, minum vitamin, tidur.’ Di depan komputer pun dibatasi, ‘tidur, istirahat yang cukup.’ Jadi intinya bagi teman-teman yang sama nasibnya denganku ‘alergi MSG’, jangan makan makanan ber’MSG’ saat badan tidak dalam keadaan fit. Karna ‘enak’nya makanan itu hanya beberapa menit saja, setelahnya yang ada cuma badan yang remuk-redam, huhuhuhu…

Finally, maap ya masih belum sempet cerita tentang liburan, masih mo lanjut tidur lagi nih…  

 

Senja di Melbourne dan Sydney

Senja di Melbourne dan Sydney

Sukur alhamdulillah saat ini aku dan suami sudah berada di kota tujuan ke dua kami, Sydney. Rasanya berat saat harus berpisah dengan Melbourne *cieee…*, karna menurut kami Melbourne memiliki atmosfir yang menyenangkan sekali. Aahh Melbourne, I’ve miss you already when … Continue reading