When We Met and Talked

Rumman are in Malang. Dan kemarin dy dan Echa ngajakin hang-out bareng. Tapi karena lagi nggak enak badan, mereka kumpul di rumah. Ide pertamanya cuma mampir eh malah jadi ngobrol lama and sekalian dinner di rumah.

Ini ketemuan pertama aq ma rumman setelah hampir tiga bulan nggak ketemu. Qta terakhir ketemu pas awal bulan puasa and then pas Lebaran yang harusnya dy nyempetin untuk pulang ke Malang. He did not. As he got some troubles in his business. Untuk beberapa minggu aq and Echa could not reach him, it made us worried. Ay pun jadi ikut-ikutan worried. So when I saw him last night wuaah rasanya seneng banget. My friend is back. Emang siy, sebelumnya qta juga udah sempet telpon-telponan when his condition gets better and better, tapi langsung ketemu and ngebahas semuanya rasanya lebih enak.

Anyway, kemarin setelah Echa selesai belajar, maklum murid S2 kan lagi pada UTS jadi dengan baik hati dy tetep ngebelain untuk dateng ke rumah walaupun harus ngebawa buku untuk belajar. Qta cerita-cerita banyak.

Echa cerita tentang tripnya dy ke Madura, yang menyenangkan sekaligus melelahkan karena dy harus nyetir. For complete pic of her trip you can find out on her FS. Disambung dengan ceritanya rumman tentang betapa bosennya dy dengan makanan jawa and rindunya dy dengan makanan kebangsaannya, hehehehehehe… maklum peranakan siy. Ini salah satu alasan kenapa dy balik ke Malang, and he promise me to bring some food from her sista house tonight!

Dy juga sempet cerita pengalaman backpackernya ke Bali yang bikin ngiri. And berbagi info tentang pantai di deketnya bendungan Karangkates yang dari ceritanya udah bikin ngiler banget. Ay, ayo qta do backpack!!

Qta juga sempet nge-review hubungannya Echa and her partner, we try to always support her. Dengan segala decision yang dy ambil. Maklum she’s already run her relationship for almost five years. And we do understand why it is rather difficult when she have to end it.

When we talked about it, had made me remembered how Rumman really worried about her when she told us that she already in a relationship.

Yang paling lucu adalah pas qta ngebahas mengenai hal-hal aneh dan beberapa pertanyaan aneh yang pernah ditanyain Echa ke qta, Rumman and I. One of the weird question I received when I was in Jakarta. I was shock and Ay yang kebetulan ada disebelah and ngeliat smsnya ketawa.

Intinya malem itu we were have fun and nggak kerasa udah jam 10. Echa musti balik and ngerjain homeworknya yang bejibun, chayo Echa! And Rumman yang kebetulan nebeng Echa juga musti istirahat, karena baru tadi pagi nyampe di Malang.

Thanks guys for coming to my house and brighten my night.

Oiya, thanks a bunch juga buat Ay, yang nyempet-nyempetin untuk telpon ditengah kesibukannya menemukan species baru di Nusa Penida. Huuuhuuhuuu… makin kangen ma Ay niy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s