Detik-detik…

Berhubung pernikahan adalah peristiwa yang sangat penting, ada baiknya kita berbagi melalui blog ini, sekaligus untuk mengenang kalo mw baca2 lg. “the story begin…” Eng-ing-Eng……

30 November 2008, dini hari… Diluar, kegelapan dingin kota Malang dan suara angin mengusik lembut dedaunan di permukaan luar candela kamarku….

03.00 WIB. Merem…Melek…Merem… Melek…, Walahh, tidur kok gak nyenyak se.., maklum hari ini adalah hari yang paling dinanti-nanti. Suara obrolan dari ibu dan bapak yang sedang mempersiapkan beberapa pernak-pernik untuk pernikahanku sayup-sayup terdengar. Kulangkahkan kaki untuk turun dari tempat tidur n mencoba bantu ibu, tapi my lovely mother said “udah nak, bobok aja ntar capek lho…” nah, jadi bengong…

05.00 WIB. OK, setelah selesai sholat subuh, mulailah mempersiapkan diri, yang pertama mandi (iya, mandi…!!! gak lucu kan kalo nanti mempelai wanitanya semaput gara-gara bau menyengat dari mempelai pria). Yang kedua mulailah menghias diri dengan memakai stelan jas pengantin. (gile, gua ganteng juga yaa… jadi tambah PeDe :p). Pada saat ini beberapa orang yang menjadi pengiring pengantin mulai berdatangan. Eh… bunga untuk jas pengantin pria belum… (Panic, mode on)

06.00 WIB OKeh, semua persiapan selesai, mulai dari seserahan untuk pihak pengantin, pengiring pengantin, Ortu, n tentu saja pengantin pria yang gagah. Whehehe. Tinggal menunggu konsolidasi dari pihak panitia pernikahan.

07.00 WIB Om Mamat, selaku sie acara dari panitia pernikahan datang dan berkoordinasi tentang keberangkatan kami. Nah setelah ngorol ngobrol ngobrol, jadilah kesepakatan kita berangakat. Akhirnyaaa… kita berangkatt…. Jam berapa yaa? Kira-kira aq dah di mobil dan melirik jam tangan (yang selalu menemaniku kemana-mana, jam pertama yang ku beli dengan gajiku sendiri) pukul 07.40-an lah kira-kira.

08.00 WIB Sampai di Masjid Ar-Ridho, tetapi belum ada tanda-tanda rombongan pengantin putri. 10 menit kemudian… Taraaaa…. Muncullah iring2an mobil yang aq tunggu-tunggu… nah, aku melihat seorang gadis cuantik berkebaya putih duduk di samping pak sopir yang sedang bekerja… (kok duduk di depan??) Aq langsung mengenalinya sebagai calon pengantin putri…(Dalam hati aq besyukurrr banget, ternyata calon istriku cantiiiikkkk…. HORRAAYYY..!!!) pas dia turun dari mobil, kita sempat bertemu pandang, wah, kok aq jadi salah tingkah…???

08.?? WIB prosesi akad nikah dimulai. Acara demi acara berjalan lancar, namum yang paling menegangkan adalah saat akan dimulainya ijab kabul. Pikiranku jadi ruwet.. takut kalo salah ucap lah, takut lupa teksnya lah (kan gak lucu kalo saking groginya aq jadi baca puisi ato malah baca teksnya lagu dewa atau boomerang). Naah, pas Bapaknya Calon istriku ada di depanku, yang ada aku malah sibuk liatin dasinya, habis grogi banget kalo liat wajahnya…. Entah kenapa.. kemudian aku coba mengalihkan pikiranku, membayangkan saat2 menegangkan waktu kemarin menyelam di Nusa Penida Bali yang arusnya dueressss banget. Eh, ternyata groginya berkurang. Alhamdulillah pas ijab kabul semuanya lancar, aq langsung aja samber kata-kata dari Camer dengan cepat (kecepetan malah) dan lancar… hue.he.he… (pake jari membentuk tanda “V”)

09.00 WIB Ijab Kabul di masjid telah selesai dan kini kita segera melakukan syukuran di R.M. Kaliurang. Pas di mobil tu aq gak bisa nahan rasa seneng. Gimana enggak, istriku (sekarang udah resmi jadi istriku.. huehehehe, syeneeenk abis) cantik buanget je.. berasa pengen nyubit gitu… (ih, sadis). Oh iya, di perjalanan itu kami pake feeder, dikawal polisi gitu, nah jadinya jalannya ya pelan2, kasian yang dibelakang mobil kami.

09.30 WIB Sekitar waktu ini kami dah siap di tempat syukuran. Acara sungkeman yang mengharukan dengan ke empat orang tua kami berjalan dengan lancar dan kami langsung duduk di pelaminan. Cihuyyyy… eittsss… jangan seneng dulu, Sesi foto yang kita lalui ternyata sangat melelahkan…… tapi seneng juga pas lihat temen2 dari Rhizophora datang…

13.00 WIB di penghujung acara syukuran ini kami (aq dan istri, serta ortu dan mertua) makan bersama, dan…. Masakan “lidah” nya enakkk…. Nyammmm… selesai makan, kami pulang ke rumah diantar pak supir. Tapi.. Lho, kok rumahku beda??? Eh, iya, ini rumah istriku.. hehe….

Begitulah acara pernikahanku berlangsung sukses, Alhamdulillah.

Nah, untuk kali ini CUKUP posting untuk acara pernikahan saja. Berhubung hardisknya penuh dan out of memory (padahal memory udah 100 Giga RAM) maka peristiwa sehabis acara pernikahan off the record..!!!

2 thoughts on “Detik-detik…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s