Review Vendor

Rasanya memang kurang tepat utuk mem-post review vendor sekarang, karena jarak waktunya antara acara married dan posting udah lebih dari tiga bulan. Tapi kok kayanya ada yang kurang karena udah sempet nulis macem-macem mengenai persiapan acara tapi nggak ada review yang notebenenya adalah closing dari seluruh rangkaian persiapan dan puncak acara whuehehehe…

Ok, overall rangkaian acara upacara akad nikah hingga syukuran sangat memuaskan kami dan orang tua kami, kami beranggapan ini adalah bukti dari kekuatan doa. Syukuran yang kami rencanakan dengan penuh peluh, stress dan air mata (ini khusus aq-sindrom pra pernikahan CPW hehehehehehe) Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan indah berkat bantuan dari seluruh anggota keluarga besar dan vendor-vendor.

Bisa dibilang peran dari anggota keluarga besar benar-benar membantu. Voila, everything going much better with them. Satu hal yang harus aq akui adalah I was egoist at the first and syukurnya di hari-hari mendekati acara aq sadar, jadi malu…

Anyway, ini review vendor-vendor kami…

1.Vanue dan Catering Acara Syukuran: Rumah Makan Kaliurang, Jl. Kaliurang 41 Malang
Tempat yang nggak terlalu besar, rasanya pas banget ma acara kami yang memang nggak mengundang banyak orang. Dan walaupun ternyata tamu yang datang lebih dari satu setengah kali tamu yang kami perkirakan tapi Alhamdulillah seperti sudah diatur oleh Allah SWT tamu yang hadir datangnya bergantian, jadi vanue terasa lapang-lapang aja.

Makanan yang disediakan oleh vendor ini Alhamdulillah tidak mengecewakan sama sekali padahal sebelumnya ada beberapa pendapat negatif yang muncul ketika aq ngasih tahu kalau aq milih tempat ini, honestly hal tersebut agak mengecilkan hatiku, by saying that the food was not really good. Tapi ternyata on the day banyak yang bilang makanannya enak, plus the person who ever said it sent sms to me “Miss, tadi makanannya enak, aq sampe nambah lho…” Syukurlah. Selain itu jumlah makanan pas, tidak kurang dan ada lebih tapi tidak terlalu banyak. Yang aq recommend banget yaitu bistik lidah, as me and hubby carnivore sejati plus dua hari setelah the D, kami balik lagi kesana karena pingin bistik lidah lagi whuehehehe mantep kan!
Pelayanan dari pelayan yang ada juga cukup cepat dan rapi. Ketika ada piring kosong di meja mereka segera meminggirkan and segera mengisi makanan yang mulai habis. Walaupun aq berada di pelaminan tapi their performance tetep jadi perhatian aq.


Untuk bisa menggunakan keseluruhan vanue kami harus memesan lebih dari 300 porsi, tamu maksimal yang aq sarankan adalah 450. Karena walaupun pemilik tempatnya mengatakan bisa lebih dari itu, -FYI, pertamanya aq agak ragu ketika myDad chose this place, maklum takut berasa sesak- yang jadi pertimbangan aq adalah vanue ini memang terkesan lapang ketika masih kosong tapi memiliki langit-langit yang rendah ditambah dengan pendingin udara yang tersedia hanya berupa van bukan standing AC. You can imagine if you have more than 450 dengan perandaian terburuk sebagian besar tamu datang diwaktu yang bersamaan, hasilnya adalah penuh sesak dan tamu tidak bisa menikmati makanan maupun acara. So, menurut aq tempat ini memang lebih pas untuk acara yang tidak terlalu banyak orang dan lebih berkesan family gathering, like we did. Then, mereka punya panggung 15m, dengan kain background coklat. Kalau memesan (kalo nggak salah) 500 porsi maka akan dapat bonus dari mereka berupa electone termasuk player dan penyanyinya or mobil pengantin-driver included, choose one. And mereka juga nice and cooperative sekali, untuk sekedar nanya-nanya mereka akan melayani dengan manis and nggak sebel karena customernya banyak permintaan.


2.Dekorasi Acara Syukuran


Pertama kali permintaan aq rumayan mbulet and bikin om Mamat yang ngurusin ini pusing tujuh keliling puter balik. Dekorasi pelaminan yang berkesan minimalis dan modern dengan dana minim –nggak sopan banget niy aq-. Nggak pake gebyok karena acara aq kan nggak formal dan orang tua nggak berdiri di samping kami. Tapi ternyata om Mamat yang networkingnya manteb menghubungi temen SMPnya yang punya dekorasi pernikahan. Pada akhirnya permintaanku lebih fleksible, dan aq percayakan penuh ke om Mamat. Hasilnya memuaskan sekali, in two words, simply and cantik. Nice to have you there Om!


3.Rias : Salon Ayu Puspa Sari

Selain karena aq sudah langganan bu Heru –nama suaminya, kami tetanggaan jadi lebih akrab dengan nama suaminya- sejak SMU, aq ngerti banget kalau bu Heru termasuk salah satu penata rias pengantin di Malang yang terkenal. Untuk bulan September sampai Desember 2008 kemarin jadwal beliau rumayan penuh, jadi setelah tanggal pernikahan ditetapkan buru-buru aq contact bu Heru dan booking jadwal. Even aq mesennya mepet –tanggal married ditetapkan tiga bulan sebelum the D— aq ternyata tetep dapet prioritas. Horray! And hasilnya hehehehehe… everybody said I was beautiful. Dan nama bu Heru langsung deh beredar. Karena aq nggak pake paket adat lengkap jadi harganya disesuaikan.

Ini business card beliau, plus ada contoh hasil make-up beliau🙂

FYI, bu Heru ini ramah and bersahabat, seleranya juga up to date, jadi pingin model terbaru ayyuk aja. Untuk koleksi baju pengantin beliau punya stock lengkap, kalo nggak ada yang cucok beliau nggak segan-segan untuk mewujudkan apa yang pengantin minta, maklum CPW biasanya kan want everything to be perfect, namanya juga peristiwa sekali untuk seumur hidup.

Kalau salah satu Nte aq bilang yang bikin beliau ini laris manis karena beliau punya feel yang kuat, jadi riasannya itu tidak hanya membuat yang pengantin wanita yang dirias keliatan cantik (banget)- kalo orang jawa bilangnya manglingi- dengan riasan yang lebih menonjolkan kecantikan yang sudah dimiliki pengantin itu sendiri. Gak mau kan menikah dengan wajah yang juauh banget dari wajah aslinya—dan setiap kali orang yang qta kenal membuka album foto qta nggak ngeh kalau itu qta yang menikah, whuehehehe lebay siy tapi emang beneran ada-. I recommend her a lot!

4.Photographer
Officially, kami memakai dua photographer. Satu untuk pre-wed dan candid ketika acara dan satu untuk dokumentasi. Untuk preWed dan candid, seperti yang sudah dirilis di posting yang sebelumnya hasilnya sangat memuaskan. Kami memang nggak minta sampai diedit, tapi ternyata tanpa diedit foto-foto kami cakep-cakep lho, disini. Yah, kami cukup sadar yang berperan penting disini adalah orang dibalik kamera tersebut—dengan pengalaman sebagai photographer di majalah wanita terkenal, wajar kalo kami memuji-. Thanks mas Aan.

Photographer kedua, adalah photographer professional yang hired by OmGatot dan BuTutik. Hasilnya memuaskan banget dan kami simpen untuk kami pamerkan ke anak-anak kami nantinya whuehehehehe… tapi sayangnya antara MC dan panitia kurang koordinasi jadi ada beberapa keluarga yang nggak sempet difoto bareng kami. Tapi katanya BuTutik mereka bisa menyulap seakan-akan kami sudah foto bareng dengan kerabat-kerabat tersebut, wah jaman sekarang apa siy yang nggak mungkin, syukurlah and seneng banget pastinya…

5.Vanue Upacara Akad Nikah: Masjid Ar Ridlo
Bersahabat dan memuaskan. Hal ini memang berkesan dalem banget ke aq, secara yang ngurus detilnya aq sendiri. Dan pak Hadi, big thanks for him, murah hati banget dan fleksible dalam menghadapi segala permintaanku. Pokoknya puas banget pake vanue ini sebagai tempat upacara akad nikah.

FYI, sebenernya kalau mo garden party or lebih tepatnya garden private party tempat ini cucok banget. Nggak berisik dan bersih –nggak berdebu—karena nggak langsung berhadapan dengan jalan besar, tapi bukan berarti nggak strategis, dan ruangan masjid dan halaman yang luas membuat qta bisa memanfaatkan vanue ini dengan maksimal. I do recommend it!

6.MC Acara Syukuran: Koko Savaras
Nah ini siy agak kolusi, pake temen sendiri. Lha secara beliaunya memang udah jadi penyiar radio Makobu and MC kondang masa nggak aq minta tolongin untuk ngebawain acara aq. Dan pemilihan Koko Savaras as an MC pas banget sama ide acara yang aq pinginin warm and friendly. He did it well. And di akhir acara namanya udah nyebar dikalangan sodara-sodara and ada beberapa yang minta nomornya. Good job Koko!

7.Undangan : Percetakan Setiawan
Ini juga kolusi, pake mertuanya temen kantor, Yossy. Setelah dikasih dummy yang buanyak macemnya dan membuat air liurku menetes karena dummy-nya cantik-cantik semua, aq jadi pingin punya undangan lebih dari satu macem heheheheheh tapi akhirnya aq back to the idea. Simply. Ibu dan hubby ketika itu kebetulan kepincut dengan satu undangan yang sama, simply and looked elegant. So, kami sepakat untuk memilih undangan ini. Hasilnya, undangan kami menuai banyak pujian.

Anyway, ada beberapa tips yang pingin aq bagi mengenai memesan undangan.

a. Pilih yang sudah professional dan hasilnya beneran ada, karena biasanya yang nggak professional mereka nerima semua permintaan yang datang tapi tidak memperhitungkan kemampuan produksi mereka. Based on beberapa cerita dari pengalaman capeng yang memesan di tempat yang seperti itu, akhirnya order yang besar yang menang dan hasil undangan yang mereka pesan nggak sesuai—malah jauh—dari permintaan mereka. Untuk amannya pilih yang professional dengan rekomendasi yang bagus, plus yang nggak kalah penting adalah minta dummy. Untuk acara sekali seumur hidup (please) jangan pake acara coba-coba, do not bargain. Nah, kalau aq choose it, selain karena ini mertuanya temen, percetakan ini juga melayani salah satu toko kue terkenal di Malang dan jadi fave-ku dan undangan marriednya Yossy keduanya hasilnya cantik. Pilihan aq nggak salah undangan jadi tepat waktu dan sesuai dengan permintaan aq.

b. Banyak-banyak berkonsultasi dengan orang-orang disekitar kita, karena kadang saking qta sibuk ngurusin segala tetek-bengek persiapan pernikahan ada beberapa kesalahan atau ada yang secara nggak sadar belum qta cantumkan di layout undangan. Parahnya baru ngeh ketika undangannya udah selesai cetak. Wah… jangan sampai deh. Aq sendiri sempet ngalamin, sukurnya nggak terlalu parah dan ini kesalahannya memang dari aq sendiri.

c. Calculate it well. Berapa jumlah tamu yang akan diundang, berapa undangan yang harus diundang dengan undangan resmi dan berapa yang perlu dicadangkan. Coz kalo nggak hati-hati bisa berlebih banyak atau malah kurang banyak. And ternyata aq sendiri run out of invitations. Weleh, sampai-sampai my best friends musti ngalah, dan cuman dapet e-invitation and mantan-mantan bos aq juga nggak kebagian— silly me.

8.Konsumsi Upacara Akad Nikah : Bu Zainal
Karena yang diundang nggak banyak, cuma keluarga dan beberapa tetangga, jadi kami nggak mau terlalu repot. So, we chose tetangga sendiri yang kami sudah buktikan kue-kuenya bikin kami fully addicted. Walaupun pesennya udah dilebih-lebihin dengan harapan selesai acara masih ada sisa untuk dicamil di rumah tapi ternyata kuenya laris manis, memang ada siy beberapa yang sisa tapi rasanya jumlahnya kurang, hehehehehe kemaruk niy…

9.Kebaya: Ny. Rahayu Haribowo
Atas ide dari myMom untuk membuat kebaya sendiri. Aq dibantu oleh dua Nte-ku untuk memilih kain dan penjahitnya. Penjahit kebaya yang jadi langganannya salah satu Nte-ku, penjahitnya I was posting it before, disini. Hasilnya kain yang sederhana bisa disulap dengan cantiknya, hehehehehe… jadi seneng banget.

10.Entertainment
Om Totok dan Nte Inces dengan baik hati meminjamkan player electone langganan mereka. Jadi walaupun agak diluar rencana karena rencana awalnya kami ingin pake lagu-lagu yang udah kami susun—beberapa lagu yang berkesan bagi kami—, tapi seneng juga karena ada player electone jadi suasana lebih hidup.

written on Feb 16th, 08

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s