Pecel Sulfat is My Favorite

Rasanya nggak lengkap kalo ke Malang dan nggak makan pecel. Hmmm…

Dari kecil aq memang nggak suka makan sayur yang dimasak dengan santan, that’s a big No-No for me. Eneg! Jadi cara yang termudah buat Ibuku untuk membujuk aq untuk makan sayur adalah dengan mengolah sayur menjadi masakan “sayur bening”, berkuah tapi tidak keruh. Atau dengan mengolah sayur dengan cukup direbus dan disajikan dengan saos/bumbu pecel, gado-gado atau rujak.

Nah, sejak aq SMA aq hook banget dengan yang namanya pecel. Rasanya bukan hari Minggu kalo nggak makan pecel. Tapi bukan semua pecel aq mau, cuman ada beberapa tempat jualan pecel yang aq mau makan. Selebihnya aq lebih milih untuk kelaperan aja dari pada makan pecel yang bukan favoritku.

Karna di Jakarta nggak ada pecel, or pecel yang aq suka, selama di Malang aq memuaskan diri dengan hampir tiap hari makan pecel favoritku. Pas beberapa kali nginep di rumah Ay, Ibunya Ay juga ngebeliin pecel buat makan pagi. Tapi beda orang, beda selera. Buat aq pecelnya nggak seenak pecel favoritku, aq jadi makannya dikit whehehehe… Pas Ay balik ke Jakarta, aq dengan dianterin Bapak baru deh bisa berkangen-kangenan ma pecelku.

Kalau di bandingin ma pecel lain, bumbu pecel di sini tuh lebih alus dan agak sedikit lebih manis. Plus ada dadar jagungnya. Kalau untuk urusan rasa kencur dan daun jeruk purut aq rasa sih pas aja, maklum aq bukan orang yang expert di bidang bumbu-bumbuan. Kalo aq liat-liat pelanggan yang datang makin banyak, berarti pecelnya emang enak.

Dari tadi muji-muji pecel favoritku bikin aq lupa untuk nulis dimana lokasinya. Gerobak pecel ini tiap hari mangkal di Jl. Sulfat seberang puskesmas Kendal Kerep, dari jam 7.30 sampai abis. Penjualnya seorang ibu dan anak perempuannya, mereka tuh in order banget, jadi siapa dateng duluan itu yang dilayani duluan. Satu porsi pecel, ga pake nasi, harganya Rp. 3.000, kalo pake nasi jadi Rp. 4.000.

Oiya, selain jual pecel di sini juga ada nasi campur dan beberapa lauk pauk yang dijual terpisah. Dan kemaren aq ngeliat juga ada roti goreng, setelah aq coba rasanya enak juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s