What I Feel about Ibu Prita’s Problem

Pasti tau banget dengan berita yang sedang gencar-gencarnya di seluruh media nasional sekarang, bukan tentang Manohara but ini tentang Ibu Prita Mulyasari VS RS Omni Int….

Anyway, setelah membaca email asli dari Ibu Prita kalo aq sendiri pasti marah berat karna dengan mudahnya dokter-dokter dan manajemen rumah sakit tersebut mempermainkan kondisi sakit kita. Aq jadi inget serial House di season 1, ketika rumah sakit tersebut punya komisaris baru, dengan paham baru rumah sakit sebagai lahan bisnis. Well, kayanya mirip-mirip tuh ceritanya.

Aq pribadi mendukung Ibu Prita karna sudah banyak pasien dan mantan pasien rumah sakit di Indonesia yang mengalami hal yang kurang lebih sama dan sayangnya jarang dari mereka yang berani berdiri dan mengadukan hal ini ke proses pengadilan (yah biar pemberi jasa itu juga ngerti apa yang mereka lakukan kadang nggak selalu benar dan kita kan udah bayar, wajar donk kalo kita mendapatkan pelayanan yang baik). Dan aq juga berharap agar proses peradilan berjalan adil, hopefully, walaupun agak sulit, you know why…

Satu hal yang aq rumayan concern adalah masalah ibu Prita ini pas banget dengan kampanye CaPres. Patut disyukuri juga, karna dimasa “bulan madu” ini tiap capres berlomba-lomba memberikan perhatian or sekedar statement pada setiap masalah. Dan ketika banyak tangan yang mengulurkan bantuan tidak ada salahnya menerima kan?
Pertanyaanku adalah siapa yang membantu dan siapa dibantu? Ibu Prita kah or malah para CaPres tersebut? Hahahaha nggak usah dipikir yang penting Ibu Prita tetap maju dan beri pelajaran bagi pemberi jasa berlatar belakang bisnis yang memiliki modal besar bahwa mereka tidak bisa sebegitu saja memberikan jasa dengan seenaknya!

check out this blog untuk bisa membaca isi surat elektroniknya Ibu Prita dan ada juga beberapa cara untuk menunjukkan solidaritas mendukung Ibu Prita yang dikirimkan oleh salah satu pemberi comment, aq kutip disini;

Solidaritas Anti Kriminalisasi Pasien
oleh RS OMNI International Alam Sutera

Kasihan saja tidak cukup. Apakah yang sudah Anda lakukan untuk menggalang anti kriminalisasi pasien oleh RS OMNI International Alam Sutera ? Atau Anda hanya membaca dan menonton kasus itu di Media Cetak dan Televisi ?
Jika Anda peduli, namun tidak tahu caranya mengekspresikan kepedulian Anda, berikut ini adalah langkah praktis untuk menyampaikan aspirasi Anda :
1. Kirim Email kekecewaan dan kutukan Anda, kepada :
• info@omnihealthcare.co.id dan info@omni-hospitals.com (RS OMNI International Alam Sutera)
• mph@cbn.net.id (Pengacara RS OMNI International Alam Sutera dari Risma Situmorang, Heribertus & Partners).
2. Anda juga bisa menyampaikan kekecewaan dan kutukan Anda secara langsung kepada nomor telpon : 021-53128555 (hunting). Jangan hanya berbicara sama operatornya, tetapi kalau bisa dengan para manajemen RS OMNI International Alam Sutera, yaitu Sukendro (Direktur Utama), Dina (Direktur), atau Anda juga bisa menghubungi semua nama petugas yang disebutkan dalam surat keluhan Prita Mulyasari.
3. Cara lainnya adalah dengan mengirimkan fax dukungan yang sama ke nomor : 021- 53128666.
Marilah kita semua melakukan langkah nyata sebagai rasa solidaritas dan tangggungjawab sosial personal. Agar kasus kriminalisasi terhadap pasien yang dilakukan oleh RS Internasional merupakan yang pertama dan yang terakhir. Lakukan apa yang bisa dilakukan, sekarang juga. Terima kasih atas kepedulian Anda.
Wassalam,

BARATA NAGARIA
Solidaritas Anti Kriminalisasi Pasien Indonesia (SAKPI)
Web, http://anti-kriminal.blogspot.com
Email : barata.nagaria@yahoo.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s