@ Malang Day 4 – Day 7


Day 4; Setelah Lomba

Siang setelah lomba rencananya Ay akan makan siang sekaligus reunian dengan teman-teman SMAnya di Padi – Resto and Gallery.

Untuk acara reunian, aq milih nggak ikut. Selain nggak kenal dengan temen-temennya Ay kala SMA yang otomatis bakal bikin nggak nyambung kalo ngobrol, kehadiran orang luar takutnya malah bikin suasana kurang nyaman. So, aq milih untuk being sleeping beauty, balas dendam tidur! Hohohoho.. aq tidur lebih dari dua jam, puas banget!

Bangun tidur, aq buru-buru bersiap untuk ngejemput suami tercinta dari acara reuni. Ternyata acara selesai duluan sebelum aq tiba, jadi kami bertemu di jalan Surabaya, kebetulan aq mo ambil photo disana. Ketika kami sedang serius mengambil photo, eh, ketemu ma temen kuliahnya Ay. Whehehe reunian lagi niy!

Setelah ketemu dengan temennya Ay, kami berdua memutuskan untuk mencari makan sore. Well, ketika itu jam masih menunjukkan jam lima sore. Mau makan di Bakso Bakar Pahlawan Trip, kok rame banget. Yasud, kami jalan aja dulu sampai ke Stadion Gajayana. Di sana kami makan sop kaki kambing. Huuummmm… yummy, walaupun agak kecewa karena nggak bisa milih-milih daging kambingnya sendiri seperti biasa.


Day 5

Hari kelima bertepatan dengan hari kemerdekaan RI yang ke enam puluh empat. Merdeka!
Pagi-pagi aq terima sms dari Agil, temen SMA ku yang mengingatkan esensi dari perayaan hari kemerdekaan. Hmmm…

Anyway, sepagian Ay sibuk ngerjain laporan dan kami baru keluar setelah jam empat sore. Kami akan ke warnet di ruko SMP 5 dan mampir ke beberapa tempat sebelumnya.

Di jalan kami melewati acara syukuran 17an yang memasang poster yang aneh-lucu. Coba deh liat bagian sebelah kanan.


Sampai di ruko SMP 5, pertama kami mampir untuk cetak foto, lalu sambil menunggu foto jadi kami makan di Bakso Kota Cak Man, Ay’s Fave Bakso. Sambil makan kami menyempatkan untuk sholat magrib disana.

Setelah perut kenyang baru kami ke warnet.

Setelah dua jam nge-net, kok laper lagi yah?!

Wah… sukurnya di pojokan SMP 5 ada warung Rawon Malam Mas Mamik. Pas banget kan!


Tempatnya sebenernya hanya terdiri dari beberapa tenda dan diisi dengan tiga meja untuk pengunjung. Warung ini walaupun tempatnya tidak begitu luas tapi selalu ramai, jadi kemarin kami harus rela berbagi meja dengan pengunjung lain.

Menu makanannya hanya ada tiga macam, Nasi Rawon, Nasi Rawon Kikil dan Nasi Krengsengan.

Karena malam itu udara Malang cukup dingin kami memilih untuk makan Nasi Rawon. Satu porsinya murah, cuma 6 ribu. Ay nambah sate usus dua tusuk dan kami pesan satu gelas teh manis hangat dan jeruk hangat, totalnya kami habis 23 ribu. Murah, enak dan kenyang!

Barusan ketika ngeliat photo ini lagi, Ay bilang “Miss it!”. Rawon ini memang nagihin! Wehhh… jadi laper.

Day 6

Pagi-pagi kami ke puskesmas. Ay rencananya akan cabut gigi. Tapi terpaksa ditunda, karena bengkaknya belum hilang.

Dari puskesmas, kami jalan-jalan lagi. Kali ini ke daerah Patimura-Stasiun Kota. Ketika ngeliat WarnaWarni, warung tempat aq ketika SMA sering makan bareng temen-temen yang sekarang sudah pindah lokasi ke seberang jalan, aq jadi laper. Padahal juga baru jam sepuluh pagi.

Kami berdua mampir, tempat yang sekarang memang lebih luas dari pada tempat yang lama. Tapi aq rasa kurang pencahayaan jadi terkesan muram. Oiya, aq dan Ay terperanjat ketika melihat menunya. OMG, harganya nggak berubah! Masih sama dengan harga ketika jaman aq SMA.



Ok, aq pesen Gado-Gado (5.000) dan Es Sarang Burung (3.500), Ay pesen Nasi Ayam Bakar (8.000), pertamanya mau pesen Nasi Bebek Goreng, tapi karna masih kepagian jadi bebeknya belum ada, dan Es Dawet (2.500). Gado-gadonya porsinya pas and ayam bakarnya bukan ayam bakar kecap, tapi ayam bakar bumbu rujak. Aq dan Ay puas banget dengan rasa makanannya. Makan kenyang dengan less than 20ribu bow!



Oiya, disamping WarnaWarni ada warnet, and ketika kami nyoba wah ternyata rumayan cepet dan tempatnya juga enak.

Sorenya kami menyempatkan untuk mengambil oleh-oleh di Pia Mangkok cabang jalan Semeru. Dan menyempatkan makan malam di RM. Kaliurang 2 untuk makan semur lidah, dulu kami married di RM. Kaliurang Malang dan jadi suka banget sama semur lidahnya. Whehehehehe… jajan terus!

Day 7

Pagi hari kami habiskan waktu dengan packing, siang harinya kami ke Terminal Arjosari dan pulang kembali ke Jakarta. Rasanya tujuh hari tuh tetep aja kurang untuk menikmati Malang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s