Adik Kami Pergi

Setelah beberapa hari terdiam dan merasa kebas setelah mendengar berita kehilangan, akhirnya tadi setelah ngobrol dengan Ibu dan diberi tahu mengenai saat-saat menjelang kepergiannya aq merasa terharu sekali.

Pada malam sebelum kabar itu datang aq memang sudah sulit untuk terlelap. Sempat tertidur kemudian terbangun, ini berlangsung beberapa kali. Sampai aq memutuskan untuk sholat malam lebih awal dari jadwalku yang biasa. Ketika akan sholat malam aq juga sempat was-was dan berpikir apakah perasaan yang mengganggu ini menyangkut suamiku, karena di Maluku beberapa jam sebelumnya kebetulan terjadi gempa dan suamiku tercinta juga kebetulan tidak bisa dihubungi.

Setelah sholat malam dan memanjatkan doa untuk orang-orang terkasih, belum sempat menutup doa, tiba-tiba hp berbunyi. Aq lihat di layar, mas sepupuku menelpon. Dalam hati aq berpikir ada apa ini, pasti ini suatu hal sangat penting. Jangan-jangan mas sepupuku memberi kabar mengenai gempa di Maluku.

Ternyata, ada kabar lain yang tak terkira sebelumnya. Aq kehilangan adik. Adik yang baru saja namanya kusebut dalam doaku agar diberi kesembuhan.

Adik kami telah pergi.

………………………………..

Banyak hal yang membuat aq merasa kehilangan, tapi rasa kehilangan itu berubah menjadi rasa terharu dan kagum pada adik kami ini.

Dalam menghadapi cobaan yang berat di beberapa bulan sebelum kepergiannya, dy begitu besar hati dan tabah.

Salah satu kalimat yang aq ingat sekali adalah saat dimana suamiku tercinta suatu ketika ada disampingnya, “Syukur banget aq Mas, sakitku ini terasa bukan sakit. Aq cuma lemes aja.”

Adik kami ini begitu kuatnya hingga masih bisa bersyukur atas sakit yang dialaminya, membuat aq makin terkagum-kagum saat itu sampai sekarang. Dan ketika dy berangkat pergi, kepergiannya begitu mudah dan cepat, seakan-akan jalan yang indah sudah terbentang dihadapannya. Mendengar cerita ini dari Ibu, membuat aq merasa lebih yakin bahwa kepergiannya adalah sesuatu yang terbaik baginya. Karena aq yakin dy akan baik-baik saja disana.

Jadi aq rasa aq nggak pantas untuk bersikap egois dengan merasa bersedih atau merasa kehilangan, karena ini semua adalah jalan dari Allah SWT. Dan pastilah ini jalan yang terbaik untuk adik kami.

I love you and I pray for you.


gambar diambil di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s