A Love Letter to My Husband

Whehehehehe….

Yup, opening yang aneh. Masa openingnya ketawa-ketawa, tapi serius deh aq nggak bisa nahan ketawa sambil tersipu-sipu untuk nulis post kali ini.

Aq barusan dari kantor pos ngirim surat, mmm… card lebih tepatnya, untuk suami. ^^
Yah love letter gitu. Cuma karena aq nggak cukup oke untuk menulis sesuatu yang romantis, jadi aq nyari-nyari card yang kata-katanya banyak, ups, kata-katanya indah (lebay). Intinya pas aq baca, dalam hati aq bilang, “Well, ni suamiku banget!”

Nah, karena udah ada kata-katanya aq jadi tinggal nambah dikit aja. Dan tidak lupa satu kata yang paling penting, nama suamiku! Hahahaha…

Kenapa aq ngirim surat or card, ini karena suamiku dengan penuh cinta tiap malem ngirim a love message via email. Huhuhu… kangen… Tapi karena aq yang nggak ada jiwa romantisme or kepandaian menulis kata-kata indah nan romantis, jadi aq jarang ngebales hehehehe… (tapi maksa suami untuk ngirim tiap hari ^^). Nah, kali ini aq merangkum semua balasanku dalam surat or card ini.

Sebelum berangkat ke kantor pos aq sempet cemas kalau-kalau aq musti bayar lebih dari sepuluh dollar buat ngirim. Tapi ternyata cuma 98 cents/oz! Murah yah, tapiii… sampainya agak lama. Kata si Ibu-Petugas-Kantor-Pos, suratku baru akan sampai semingguan lebih. Nggak papa lah, aq anggap ini percobaan. Kalau berhasil nanti ngirim lagi!

Mas, Chita kirim surat loh!
Seminggu lagi sampai.
Mudah-mudahan Mas di sana penasaran isinya apa, hihihihi… ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s