Sedih

Ah akhirnya setelah berusaha menguat-nguatkan diri seharian ini. Akhirnya pertahananku jebol juga. Pertamanya bertahan untuk tidak merasa sedih karena berlebaranan di negara orang. Tapi setelah men-mind-setting-kan diri aq akhirnya sedih juga.

Keluarga sibuk bersilaturahmi, jadi kadang telpon ku malah jadi pengganggu. Dan aq nggak jadi ber-chatting tatap muka dengan keluargaku, karena keterbatasan fasilitas. Hehehe… Tapi sukurlah sudah bisa bersilaturahmi walau cuma lewat suara.

Temen baikku yang sama-sama di program tadi via chatting bilang;

“Pikirku sich, mo disedih-sedihin juga tetep aja kita nggak ada di sana (baca: Indonesia). (dan nggak bisa ke sana) Jadi dibawa biasa aja.”

So, aq mulai men-mind-setting-kan pikiranku. Happy Idul Fitri, be happy ^^

2 thoughts on “Sedih

  1. thanks yah Wir, tuh kata-katamu diatas (di posting terutama) bikin aq "melek" lagi, maklum cewe lagi dapet + jauh dari keluarga = ….. (tau jawabannya kan?) hihihihi… ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s