Do not Burn Al Quran

Akhir – akhir ada berita yang menyedot perhatian berbagai pihak di Amerika dan di beberapa negara muslim, terutama Indonesia. Aq sendiri sedih ketika membaca berita itu di internet. Kebetulan ada beberapa keluarga di Indonesia yang sempat menanyakan mengenai perkembangan berita tersebut. Dan salah satu mata kuliah yang aq ambil di sini juga membuat aq mengerti dan mengikuti perkembangan berita itu. Jadi di post kali ini aq akan mencoba menjelaskan mengenai berita tersebut dari sudut pandang hukum Amerika, sudut pandang masyarakat Amerika di sini, karena kadang berita yang sampai di Indonesia sudah tidak se-asli apa yang berkembang di sini.

Berita terakhir dari Wallstreet Journal hari ini dengan judul “Florida Pastor Won’t Burn Qoran ‘Ever'”. Di dalam berita terakhir tersebut Mr. Jones ini dalam wawancaranya dengan “Today Show” mengatakan bahwa dy membatalkan rencananya.

Ok, ini membuat aq lega. Karena kemarin lusa, aq hanya dengar kabar kalau Mr. Jones ini akan menunda. Kemudian rencana ini akhirnya dibatalkan.

Beberapa kerabatku di Indonesia bertanya kenapa pemerintah Amerika tidak melarang kegiatan ini dan seakan-akan tidak berusaha sungguh-sungguh dan tidak mengerti apa yang dirasakan umat muslim. (Saat mereka bertanya, berita yang sampai di Indonesia saat itu adalah Mr. Jones masih akan melanjutkan rencananya)

Alhamdulillah, karena aq belajar mengenai hukum di Amerika di kelas Business Law, aq jadi bisa menjelaskan.

Pemerintah Amerika tidak bisa melarang karena di Amerika agama adalah sesuatu yang terpisah dari pemerintahan. Why? Untuk mengerti ini musti lihat kembali sejarah awal negara ini terbentuk. Amerika terbentuk karena banyak orang Inggris bermigrasi ke Amerika. Mereka bermigrasi karena menginginkan untuk bisa bebas memeluk agama dan bebas berekspresi. Saat itu raja Inggris membatasi agama yang boleh dipeluk oleh rakyatnya dan membatasi aspirasi.

Karena latar belakang tersebut, kemudian mereka menyusun amandemen yang dijadikan dasar negara mereka. Dan amandemen yang sangat berkaitan dengan kejadian ini adalah amandemen pertama yang berbunyi

Congress shall make no law respecting an establishment of religion, or prohibiting the free exercise thereof; or abridging the freedom of speech, or of the press; or the right of people peaceably to assembly, and to petition the Government a redress of grievances.

Jadi ini yang membuat pemerintah Amerika tidak bisa melarang. Mereka berusaha dengan mengeluarkan larangan membakar, fyi di sini untuk bisa membuat api unggun or sekedar membakar sampah harus ijin dulu. But, tetep aja kembali lagi, walau mayoritas orang Amerika mengutuk rencana tersebut, mulai dari Presiden, Menlu, dan banyak pemuka agama di sini menyatakan ketidak setujuannya, Mr. Jones punya dasar hukum yang membuat rencananya legal di mata hukum.

Dan ini Amerika dimana mereka suka mematuhi hukum (kebanyakan) dan suka menggugat. Jadi dengan landasan yang membuat dy legal melakukan itu, pemerintah Amerika hanya bisa sekedar mengingatkan dan mengutuk.

Lantas ada pertanyaan, “Dia kan pastur, lantas gimana kalau orang mau ngebakar kitabnya dy? Dan apa orang Amerika nggak bereaksi kalau ada orang yang mau membakar kitab mereka?”

Jawabannya, walaupun sebagian besar penduduk Amerika adalah pemeluk agama kristen or katolik, tapi untuk mereka akan lebih menyakitkan kalau ada orang membakar bendera Amerika dari pada kitab agama mereka. Dosenku mengatakan mungkin banyak dari orang Amerika nggak akan ambil pusing kalau ada yang ingin membakar kitab agama mereka, dan mereka akan lebih tersinggung kalau ada yang membakar bendera Amerika.

Ini sangat bertolak belakang dengan ajaran Islam. Aq pas di kelas pas kami membahas masalah ini, aq bilang rencana ini sangat membuat aq sedih. Dan agama bagi kaum muslim adalah penting, dan kami sangat menghormati segala sesuatu yang berkaitan dengan agama.

FYI, kembali ke profile Mr. Jones, dy adalah pemimpin gereja kecil di Florida. Dan menariknya kalau dilihat dari berita terakhir yang tersebar di media di Amerika, sebagian besar penduduk Amerika percaya kalau Mr. Jones hanya mencari sensasi dengan rencana yang dy buat.

Well, aq harap sedikit penjelasanku mengenai apa yang terjadi mengenai rencana membakar Al Qur’an yang tidak jadi dilakukan ini memberi sedikit gambaran mengenai bagaimana masalah ini sebenarnya dan bagaimana pandangan orang Amerika terhadap masalah ini.

Anyway, aq harap melalui post ini tidak ada yang salah mengartikan apa yang aq rasakan. Post ini bukan berarti aq setuju atau mendukung rencana itu, sama sekali nggak. Pertama kali aq membaca berita itu, aq sedih sekali. Aq nggak mungkin pergi ke Florida dan berunjuk rasa seperti yang dilakukan oleh sebagian besar warga kota tempat gereja itu berdiri. Satu-satunya cara yang aq lakukan cuma berdoa dan alhamdulillah doaku (dan doa umat muslim di seluruh dunia) dijawab oleh Allah swt.

2 thoughts on “Do not Burn Al Quran

  1. Thank you Wir, tapi sayangnya aq nggak ambil mata kuliah yang spesifik ke civil law or criminal law. Takutnya ketika aq ngebahas lebih mendalam malah akan membuat masalah ini jadi rancu. Dan dari awal artikel ini hanya sekedar overview or rangkuman aja dari informasi yang bertebaran di sini. Sehingga yang di Indonesia tahu gambaran singkatnya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s