Domestic Violence Awareness Month

Bulan October adalah bulan Domestic Violence Awareness Month.

Ada pertanyaan yang termasuk paling sering ditanyakan orang ke aq, selain mengenai Islam, yaitu berkaitan dengan menikah. “Is your husband abusive?”

Ada beberapa orang di US ketika tahu kalau aq menikah, mereka memandang aq dengan heran. Lebih heran lagi ketika aq so proud of my marriage. Setelah aq jelaskan kalau aq cukup umur untuk menikah, dimana aq memang udah dua lima– orang-orang disini nyangkanya aq masih remaja, dan pernikahanku dengan si Mas membuat aq lebih bahagia, mereka bisa mengerti kenapa aq bahagia dengan pernikahanku.

Pertanyaan selanjutnya, aq dapet pertanyaan ini udah lebih dari lima kali, adalah “Is he a good husband? Is he abusive?” Hmm… aq sedih kalau dapat pertanyaan ini, bukan karena suamiku, tapi karena aq jadi inget banyak wanita-wanita yang terjebak degan hubungan yang membuat mereka tidak nyaman.

Jawabanku, “No.” Aq bangga dan aq menjawab dengan mantap. “He is a great man. I am so lucky having him as my partner of my life. He never ever does something bad to me, even by his voice.” Syukur alhamdulillah, aq diberikan suami yang sangat penyayang dan pengertian. He is the right one for me.

Tapi ternyata keberuntungan tidak dialami disetiap pasangan, banyak pihak wanita juga yang masih terjebak dan mengalami kekerasan yang dilakukan oleh dari pasangannya, fisik atau non fisik. Ada yang berhasil keluar dari hubungan tidak sehat dan berakhir dengan indah, ada yang tidak.

Dari informasi yang aq ambil dari salah seorang aktivis anti Domestic Abusive banyak wanita yang masih terjebak disituasi ini. Di US (2010) setiap dua belas detik terjadi sekali kekerasan yang dilakukan oleh salah satu pihak dari pasangan, dan ini berarti setiap satu menit ada lima korban. Dengan rata-rata 91-95 persen korbannya adalah wanita.

Itu data yang diambil di US, yang mana banyak kaum wanitanya sudah memiliki pemikiran yang cukup terbuka akan kesetaraan, lantas bagaimana dengan di India? Di India di tahun 2007, empat puluh satu persen dari laporan kekerasan yang sampai di tangan polisi yang korbannya adalah wanita, adalah laporan mengenai kekerasan rumah tangga. Ini jumlah yang sampai ketangan polisi, dan aq yakin jumlah yang tidak dilaporkan mungkin akan membuat presentasi ini lebih besar. Dan pertanyaan aq selanjutnya bagamana dengan di Indonesia?

Aq nggak akan menjawab pertanyaan ini, pertanyaan ini memang aq lemparkan sengaja untuk membuat pembaca post-ku kali ini untuk mencari sendiri.

Apabila sekarang pembaca sedang berada dalam sebuah hubungan, sebelum beranjak mencari angka korban di negara kita, coba untuk menelaah hubungan kita sendiri, apakah kita bagian dari angka yang akan kita cari? Apakah sekarang kita sudah berada di dalam hubungan yang baik, atau ternyata pasangan kita memperlakukan kita dengan tidak sebenarnya dan membuat kita menjadi korban mereka tanpa kita sadari?

Untuk memperingati bulan ‘Domestic Violence Awareness Month’ dan menutup post kali ini, ada posting dari Mario Teguh (Oct. 23, 2010) yang ingin aq bagi disini…

Berhati-hatilah kepada orang
yang mengatakan bahwa dia mencintai Anda,
tapi tidak menghormati Anda.

Lebih berhati-hatilah Anda
jika dia berlaku kasar dan menyakiti Anda
karena katanya dia mencintai Anda.

Dan sangat berhati-hatilah jika dia berkhianat,
tapi membuat Anda merasa bersalah
karena menyebabkan dia berkhianat.

Anda berhak untuk berbahagia

Tegaslah

Semoga Tuhan segera membahagiakan Anda

Amien

One thought on “Domestic Violence Awareness Month

  1. posting ini keren hun.membuktikan kepedulianmu terhadap sesama,membuktikan kepiawaianmu dalam berkarya,membuktikan wawasanmu pada suatu tema, dan membuktikan bahwa inilah dirimu yang kubanggakan.I'm so proud of you, hun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s