Orchestra Vs. Band

Melalui post ini aq mengakui ke’katrok’anku.

(menelan harga diri mode on)

Masih inget post beberapa hari lalu mengenai nonton konser di UWMC? Kalau belum pernah baca, click disini deh ‘Watching Instrumental Fall Concert of UWMC Concert Band‘, sebelum baca post kali ini.

Di post yang sebelumnya aq dengan PD setengah mati menulis kalau aq nonton mini orchestra concert, dan itu salah besar!! Yang aq tonton itu adalah BAND.

Jadi ini aq tau setelah aq ngobrol-ngobrol ma Katie, temen sekamarku. Dy ketika SMU adalah pemain viola, semacam biola tapi ukurannya lebih besar. Aq nanya ke dy kenapa dy nggak main lagi di kampusnya.

Dan disini lah saat-saat aq mulai mendapatkan pencerahan kalau aq ‘katrok’.

Katie bilang karena di UWMC mereka nggak punya orchestra, mereka hanya punya band.
Aq bilang, “Loh emang kamu nggak bisa gabung?”
Dy bilang, “Nggak bisa di band, Rachma.”
Aq jadi teringat kalau dilihat-lihat nggak ada pemain biola ketika konser kemarin.

Katie mulai menjelaskan, “Kalau di orchestra pemain musiknya memainkan alat musik berdawai, biola, viola, bass, guitar, etc (dan di banyak kasus ada beberapa alat musik lain, bukan sebatas alat musik berdawai). Tapi kalau di band mereka hanya memainkan alat musik tiup, kecuali drum.”

Aq mengangguk-angguk mengerti, “Ooo…”

Jadi bagi para pembaca post konser beberapa hari lalu, maafkan kekilaf-anku yah…
Lain kali aq akan lebih berhati-hati sebelum menggunakan istilah dalam post-ku.

One thought on “Orchestra Vs. Band

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s