Trolley Bags, Books, and Elderly at NTC

Kalau ditanya apa yang membuat aq amaze ketika aq pertama kali kuliah di NTC, jawabannya adalah trolley bag!

Pertamanya aq nggak ‘ngeh’ kenapa banyak mahasiswa yang kuliah disini bawa tas troli (trolley bag) atau malah koper 14 inchi. Ternyata saudara, buku disini beratnya amit-amit (baca: berat banget) dan mahal pula, satu buku tuh harganya bisa mencapai gaji suami satu bulan, ngelus-ngelus buku, sukur alhamdulillah buku sudah termasuk bagian yang dibiayai oleh sponsor. Itung-itung berat buku, satu buku itu hampir tiga kilo, itu udah dengan kualitas kertas yang bagus loh, yang artinya kertas kualitas bagus beratnya lebih ringan dari pada kertas biasa. Nah kebayang nggak kalau buku itu dicetak dengan kertas yang biasa, seperti kebanyakan buku di Indonesia, ya Allah, mungkin aq harus bawa tas troli juga kalau kuliah.

Kemudian, yang membuat Ibuku amaze adalah ketika beliau tahu bahwa umur rata-rata mahasiswa disini adalah 36 tahun. Dan mudah bagi aq menemukan mahasiswa yang sudah berumur diatas lima puluh tahun yang masih bergelut dengan buku pelajaran atau menjadi salah satu sainganku di kelas.

Banyaknya murid yang sudah berumur di kampusku adalah efek dari krisis global yang menghantam Amerika beberapa tahun lalu. Hal ini membuat banyak orang yang memilih kembali ke kampus untuk menempuh pendidikan dan meraih sertifikat untuk menunjang dan membuka peluang karir mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s