St. Ives Intensive Healing, Ponds Dry Skin Cream, and Burt’s Bees

Perkenalkan tiga sahabat baruku yang menemani hari-hariku di Wausau. Tiga sahabat baruku ini menemaniku melalui hari-hari yang dingin dan kering disini. Tapi pertemuan dengan mereka bukanlah pertemuan yang mudah, aq harus melalui beberapa kali jatuh bangun (baca: trial and error) sebelum akhirnya menemukan mereka.


Yang pertama adalah St. Ives Intensive Healing. Untuk beberapa orang yang mengenal aq sejak kecil mungkin ingat kejadian saat aq kelas enam SD, saat kulitku terserang alergi parah. Sejak itu kulitku berubah menjadi sangat kering, lebih dari biasa dan sensitif, membuat aq menjadi lebih berhati-hati dalam memilih lotion.

Setelah melalui masa bulan madunya US selama musim panas di bulan Juni sampai Agustus, udara US menunjukkan wajah aslinya yaitu dingin dan kering. Pertamanya aq nggak sadar kalau kulitku mengalami perubahan, lotion yang aq pakai saat itu Vaselin Total Moisture Conditioning, ternyata tidak cukup membantu. Kulitku yang tidak kuat dengan udara yang ada menjadi kering dan gatal, yang berakhir dengan luka.

Beberapa pun banyaknya lotion Vaselin yang aq pakai saat itu ternyata tidak mengurangi keringnya kulitku. Sampai akhirnya aq googling dan menemukan St. Ives memiliki lotion yang mereka beri label sebagai ‘intensive healing’ dan setelah aq baca reviewnya, banyak penggunanya yang mengungkapkan kepuasan mereka terhadap produk ini. So, ketika ke Walmart kurang lebih dua bulan lalu aq memutuskan untuk membeli produk ini.

St. Ives Intensive Healing ini tidak mengandung parfum dan cocok untuk kulit yang sensitif dan sangat kering. Lotion ini mengandung ekstrak daun zaitun, yang dipercaya mengandung moisturizer yang tinggi dan bisa membantu pemulihan kulit kering, minyak biji cranberry yang kaya akan antioksidan yang bisa membantu menghilangkan penyebab kulit kering dan gatal, dan minyak biji anggur yang diyakini dapat menjaga kulit tetap lembab. Dan yang membuat aq yakin memilih lotion ini karena mereka menyebutkan kalau lotion ini cocok untuk mengatasi kulit yang kering extreme. Like mine.

Untuk harga, untuk kemasan yang aku punya kalau nggak salah itu hanya sekitar empat dolar. Dan ada juga kemasan dalam bentuk tube yang praktis untuk dibawa kemana-mana.

Setelah hampir dua bulan aq mencoba ternyata hasilnya memuaskan. Kulitku yang kering dan gatal setelah tiga kali pemakaian, menjadi tidak kering dan gatal lagi. Aq hanya perlu memakai lotion ini dua kali sehari. Kecuali saat-saat tertentu saja, aq memakai lotion in ilebih dari dua kali. Tapi ini membuat aq lebih mudah, karena dengan lotion sebelumnya aq harus memakai lotion hampir setiap satu jam sekali. Kebayangkan kalau tengah malam terbangun karena gatal dan harus memakai lotion, huuufffhh… nggak banget! Tapi alhamdulillah sekarang sudah nggak pernah, waktu tidurku sekarang jadi lebih banyak dan berkualitas (cieee…).

Sahabat yang kedua Ponds Dry Skin Cream, yang ini hanya aq pakai untuk di wajah. Alhamdulillah pertama kali mencoba langsung cocok, jadi terus aq pakai sampai sekarang. Kalau dulu sempat ketika wajah kering, karena malas untuk beli krim wajah aq hanya pakai lotion untuk badan dan aq pakai di wajahku. Entah benar atau nggak… tapi nggak ada efeknya tuh, jadi aq anggap benar.

Tapi, kalau nggak salah yah, aq cerita ke suamiku tentang kemalasanku untuk membeli krim wajah dan dy saat itu protes berat, hehehe… (love you hun ^_*) Yah, akhirnya aq beli krim wajah milik Ponds, kalau nggak salah produk ini nggak terlalu mahal jadi aq pilih yang ini. Harga satu pouch ini kalau nggak salah sekitar enam sampai tujuh dolar.

Pemakaiannya mudah, hanya dua kali sehari. Sebelum tidur dan sebelum beraktifitas. Kadang aq juga pakai ditengah hari saat aq habis sholat, karena setelah dipakai berwudlu, air menghapus krim ini. So far so good, aq beli krim ini tiga bulan lalu, dan walaupun rutin memakai, krim ini masih awet dan baru sepertiganya aja yang terpakai.

Dan yang terakhir adalah lipgloss Burt’s Bees. Nggak usah ditanya lagi, kalau lipgloss Burt’s Bees adalah salah satu merk yang dipercaya disini. Dan lipgloss adalah benda kecil penting yang aq kantong kemana-mana. Pertamanya aq nggak begitu percaya lipgloss ini akan memberikan efek yang berbeda ke bibirku. Karena sejak kejadian ketika aq SD yang sempat aq sebut diatas, bibirku tuh hampir setiap saat kering dan aq sudah mencoba berbagai lipgloss ketika di Indonesia dan nggak ada hasilnya. Akhirnya, aq terbiasa dengan bibir keringku.

Dan ketika sampai di Wausau, aq disarankan mencoba lipgloss ini, yang katanya tok-cer. Karena aq lupa-lupa melulu, aq baru membeli lipgloss ini ketika aq membeli lotion St.Ives. Setelah dicoba ternyata bibirku nggak kering lagi, sejak itu aq selalu nggak pernah lupa untuk membawa lipgloss ini ketika beraktifitas. Oiya, harga lipgloss ini tiga dolar empat puluh sen, agak sedikit lebih mahal dari pada lipgloss biasa, tapi seperti banyak orang bilang ada harga, ada kualitas!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s