Wedding Day Countdown; Langkah-Langkah Mempersiapkan Pernikahan


Malam ini aq nginep di rumah parent-mentor-ku, karena dorm tutup menyambut Thanksgiving. Kebetulan dua putri mereka di pertengahan tahun depan akan menikah, jadi kami tadi sempat ngobrol-ngobrol mengenai persiapan pernikahan dan ngintip wedding-gown mereka.

Dan pas baca koleksi majalah mereka, yang kebanyakan adalah majalah pernikahan, Brides, aq jadi teringat masa-masa persiapan pernikahanku yang singkat. Walaupun akhirnya berlangsung dengan sukses, persiapan singkat aq kala itu sempat membuat aq ‘keteteran’, karena aq harus mem-packing semua kebutuhan hari H ku di waktu yang singkat.

Kemudian, ketika aq membaca majalah Brides, di semua edisinya ada panduan persiapan pernikahan selama setahun.

Well, ini ide yang menarik untuk dibahas pikirku.

Dengan berbekal pengalaman beberapa teman yang menceritakan pengalaman persiapan pernikahan mereka di blog dan pengalaman singkatku, aq mengutak-atik countdown versi Brides, menjadi countdown yang lebih general, terutama untuk pasangan yang menikah di Indonesia.

Wedding day countdown yang aq share dibawah ini hanya garis besarnya yah. Untuk lebih detailnya bisa ditambah atau dikurangi sendiri, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasangan.

Wedding Day Countdown

12 months before;
– Susun anggaran pengeluaran dan tentukan siapa yang akan membayar masing-masingnya.
– Buat gambaran mengenai acara, tema, dan tempat pernikahan.
– Reserve tempat acara pernikahan.
– Mulai mencari ide untuk gaun pengantin atau kebaya yang diinginkan.

10 months before;
– Mulai mensurvei perias pengantin, caterer, florist, band, dan photographer.
– Mulai menyusun daftar undangan.
– Mensurvei wedding planner, bila perlu.

8 months before;
– Booking perias pengantin, caterer, florist, band, dan photografer.
– Mulai mensurvei percetakan undangan.
– Memesan gaun pengantin atau kebaya.

7 months before;
– Memesan undangan.
– Bertemu dengan vendor, dan merencanakan detail acara.
– Mensurvei souvenir.
– Mencari pembawa acara untuk acara pernikahan.
– Mensurvei menu.

6 months before;
– Mensurvei bahan seragam untuk keluarga dan teman.
– Mulai menyusun dan menghubungi keluarga dan teman yang akan berperan di acara pernikahan.
– Mulai mencari tempat untuk hunimun.
– Memesan cincin kawin.
– Memesan souvenir.
– Mulai menyusun seserahan.

4 months before;
– Membeli bahan seragam untuk keluarga dan teman, dan segera didistribusikan.
– Finalisasi daftar undangan.
– Fitting pertama gaun pengantin or kebaya.
– Booking tempat untuk hunimun dan pesan tiket pesawat.

3 months before;
– Menyusun daftar lagu yang ingin dimainkan oleh band dan detail lainnya.
– Mulai mengurus surat-surat untuk kebutuhan menikah.
– General check up
– Mulai melakukan perawatan tubuh.
– Memesan mobil pengantin dan kendaraan lain yang dibutuhkan selama acara.
– Menyusun wishlist, bila perlu.

2 months before;
– Membuat photo pre-wedding.
– Membuat buku panduan acara bagi keluarga dan teman yang akan berperan di acara pernikahan.
– Melakukan trial make-up dan hair-do dengan perias pengantin.
– Membuat e-invitation.

6 weeks before;
– Persiapkan hadiah untuk keluarga dan teman yang berperan di acara pernikahan.
– Bila ingin mengadakan dinner untuk keluarga dan teman yang berperan di acara pernikahan, tentukan tempat dan waktunya.
– Follow up pihak KUA, terutama penghulu.
– Mulai sebarkan ‘actual’ undangan.
– Menyebarkan wishlist.

3 weeks before;
– Follow up keluarga dan teman yang akan berperan di acara pernikahan.
– Bingkisan seserahan sudah siap.
– Fitting gaun pengantin atau kebaya terakhir.
– Menyerahkan menu final ke caterer.

2 weeks before;
– Mematangkan dan mereview seluruh kebutuhan dan memastikan bahwa semuanya siap (terutama dengan masing-masing vendor).

1 week before;
– Mempersiapkan baju dan kebutuhan untuk hunimun.
– Konfirmasi terakhir dengan masing-masing vendor.
– Memberikan script ke pembawa acara pernikahan.

1 day before;
– Melakukan relaksasi dan perawatan tubuh terakhir.
– Memeriksa tempat pernikahan, bila perlu.

Dan selama melakukan persiapan pernikahan, jangan sampai lupa hal yang paling penting dalam persiapan pernikahan yaitu berdoa. Karena usaha tanpa berdoa hasilnya akan tidak sempurna. Berdoa juga akan membuat pikiran menjadi lebih tenang, dan persiapan pernikahan pastinya akan lebih terasa menyenangkan.

Anyway, kalau aq tidak salah ingat, Brides Magazine ada versi Indonesianya. Jadi kalau ada yang penasaran versi Indonesia mereka, coba baca langsung di versi Indonesianya yah…

One thought on “Wedding Day Countdown; Langkah-Langkah Mempersiapkan Pernikahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s