Tes CCIP; Wawancara dan ITP TOEFL

Pertama-tama aq ucapkan selamat bagi teman-teman yang sudah mendapatkan pengumuman lolos tahap pertama CCIP 2011!

Hmm, setelah ini teman-teman akan menghadapi tes TOEFL ITP dan Wawancara yah?

Sebagian sudah mulai bertanya dan mengumpulkan informasi mengenai bagaimana dan tips-tips yang bisa aq berikan.

Well, mudah-mudahan dengan post ini memberikan gambaran dan membuat rasa penasaran teman-teman berkurang yah. Tapi tidak bosan-bosannya aq mengingatkan bahwa yang aq share disini adalah hasil dari pengalamanku tahun lalu, jadi mohon di jangan dijadikan patokan, jadikan masukan saja, ok-ok…


Tahun lalu aq melakukan tes wawancara di hari pertama dan tes TOEFL ITP di hari kedua.

Hari pertama
Di hari pertama, karena tempat tinggal aq dan suami di daerah pusat kota, ini memudahkan aq mencapai kantor AMINEF dalam waktu yang tidak terlalu lama (mungkin hanya sekitar dua puluh menit) memudahkan aq untuk mengatur waktu untuk mempersiapkan diri. Maklum aq kan orangnya mudah cemas, jadi persiapan mental jauh lebih penting untukku.

Untuk menyiapkan mental, aq merencanakan untuk tiba disana hanya lima belas menit sebelum jam wawancaraku. Alasannya adalah biar ada waktu lima menit untuk ke kamar mandi (untuk periksa baju dan rambut), lima menit untuk konfirmasi ke staff AMINEF kalau sudah sampai, dan lima menit untuk liat-liat situasi dan ngobrol-ngobrol dengan peserta yang lain.

Kenapa cuma lima menit ngobrol-ngobrolnya? Karena saat itu aq takut kalau ngobrolnya terlalu lama, bukannya makin santai, tapi malah merasa nggak siap karena saingannya keren-keren. Jadi aq milih untuk ngobrol-ngobrol abis wawancara aja, kan udah santai tuh.

Then, ketika wawancara dimulai, based on my experience, ada beberapa tips yang akan aq bagi, selain tips standar untuk tenang, PD, dan lain lain ketika wawancara. Jangan pernah lupa untuk melakukan persiapan yang matang. Ini beberapa hal yang menurutku bisa dijadikan bahan masukan;
1. Ketika selesai mengisi form application, buat copy or salinannya sehingga bisa dibaca-baca lagi. Siapa tahu ada pertanyaan yang ada di application yang jawabanmu membuat pewawancara tertarik (dan membuatmu menjadi salah satu yang terpanggil untuk tes), sehingga mereka ingin menggali lebih dalam. Jangan sampai kalau jawabanmu di form A tapi ketika diwawancara jadi berubah menjadi Z.

2. Practice or latihan. Ini biasanya yang paling malas dilakukan, wajar saja karena biasanya malu/nggak nyaman or nggak ada waktu. Well, proses wawancara bukanlah proses yang dengan mudah ditebak, apalagi kalau yang diwawancarai awam mengenai pengetahuan psikologis, seperti aq. Saranku, untuk lebih siap dalam menghadapi wawancara yaitu latihan dengan teman atau siapa saja yang bisa objective dalam memberikan penilaian jangan hanya dengan cermin. Lakukan latihan ini lebih dari satu kali dengan orang yang berbeda.

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah apa yang ditanyakan oleh pewawancara. Aq nggak akan jawab langsung untuk yang ini, tapi coba deh tempatkan diri teman-teman sebagai pewawancara program CCIP. Di tangan teman-teman sudah ada form yang terisi dengan visi, misi, dan gambaran lainnya, nah kira-kira kalau teman-teman yang ada di kursi pewawancara apa yang akan teman-teman tanyakan kepada kandidat CCIP tersebut.

Jangan lupa, kalau latihan upayakan cari teman yang bisa berbahasa Inggris yah. Alasannya simple, karena ini beasiswa untuk ke negara yang menggunakan bahasa Inggris jadi buktikan kalau kamu bisa berbahasa Inggris. Kalau nggak yakin bahasa Inggris teman-teman bagus, effort yang kalian tunjukkan dengan tetap berusaha berbahasa Inggris walaupun belepotan (karena nervous) saat wawancara akan dinilai lebih (ini opini pribadi yah). Maka dari itu sempatkan untuk latihan. Latihan akan membantu mengurangi nervous dan membuat diri kita makin PD untuk bercas-cis-cus.

Dan coba check artikel menarik dari salah satu teman seangkatanku mengenai persiapan wawancara di ‘Interview Beasiswa/Kerja‘.

Hari kedua
Setelah tes wawancara hari selanjutnya adalah tes TOEFL ITP. Untuk tes TOEFL, karena sudah beberapa kali ikut tes TOEFL, aq tidak memberlakukan sampai ditempat lima belas menit sebelum acara. Tapi setengah jam sebelum dimulai, alasannya biar nggak terburu-buru, masih bisa sempat untuk memeriksa kelengkapan alat tulis, dan mengira-ngira ruangan tes seperti apa. Dan selalu, tes TOEFL dimulai lima menit sebelum jadwal, karena peserta akan diminta untuk mengisi identitas diri.

Untuk TOEFL ITP test tipsnya standar kok;
1. Latihan dan pelajari trik-triknya TOEFL. Triknya ada dimana-mana, cari di google atau beli bukunya. Dan kalau ingin lebih tahu apa saja yang akan diuji, telpon pihak AMINEF untuk menanyakan apakah tes ini melingkupi listening, grammar, dan reading ataukah ada tambahannya. Tahun lalu siy hanya tiga hal, listening, grammar, dan reading (setahuku masih seperti itu sampai sekarang).

2. Kesannya sepele tapi penting, yaitu bawa alat tulis yang cukup, bawa pensil lebih dari satu, kalau bisa bawa rautan pensil, dan jangan lupa bawa penghapus. Kalau sudah bawa dua pensil tapi ragu-ragu apakah nanti scannernya bisa membaca, tanya ke pihak AMINEF sebelum tes apakah mereka menyediakan pensil yang bisa dipinjam.

3. Yang ini saran dari guru SMAku, dan masih terbukti keakuratannya, yaitu pakai pakaian yang nyaman. Kalau tidak yakin dengan suhu ruangan tes bawa baju tambahan buat jaga-jaga. Jangan sampai ketika tes, karena tidak terbiasa dengan AC, jadinya malah kedinginan dan pilek sehingga akhirnya nggak bisa konsen.

14 thoughts on “Tes CCIP; Wawancara dan ITP TOEFL

  1. @Nurdahlia: Alhamdulillah kalau tips ini bisa membantu.@Sam: Aq nggak percaya deh kamu bisa deg-deg-an, lha pas mo wawancara visa (yang menegangkan) kamu sibuk ketawa-ketiwi gitu hehehe… :D@Yuliana: Iya niy… (kalo Yuliana aq percaya ada groginya hehehehe…)

  2. hai mba chita..salam kenal and numpang mampir ke blog nya ya..sbenernya sih banyak banget yang pengen ditanyain..1.Kalau punya anak boleh ikutan gak sih ?2.TOEFLnya itu kita harus submit yg tes sendiri dan nanti bakal di tes lagi ya ?thnks b4 mba

  3. Hi Icha salam kenal juga! ^^Aq coba jawab yah…1. Kalau udah punya anak, rasanya bukan penghambat. Karena ada beberapa bapak-bapak yang ikutan program ini dan mereka fine-fine aja. Tapi bukan berarti anaknya boleh dibawa yah… ^^2. Untuk TOEFL ada beberapa hal yang berbeda, di tahunku semuanya harus ikut tes TOEFL yang diselenggarakan AMINEF, tapi tahun ini katanya tidak semua peserta. Well, untuk info lebih jelas mungkin bisa tanya langsung ke AMINEF, takut salah ngejelasinnya. ^^Thanks yah udah mampir, kalau ada pertanyaan lain feel free to ask me anytime!! ^_*

  4. Hi Zahramaniz,Wawancara tergantung tiap pewawancaranya, ada temenku yang pewawancaranya pake bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, kalau pas aq pewawancaranya pake bahasa Inggris semua. Mudah-mudahan jawabanku bisa membantu yah! ^^

  5. Sukurlah… kalau bisa sedikit mencerahkan. FB aq ada, tapi sorrryyyy FB cuma aq buka untuk teman-teman yang deket or udah pernah kop-dar. Maaf yah say…Kalo twitter aq ada, tapi nggak pernah aq pake. Masih gagap-twitter niy hehehe…Kalo email gimana? Kalo mau, give me your email, I'll send you a mess then. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s