Insomnia Attack



‘having friends from different time zone will save you from being alone and getting bored when insomnia attack comes. *Sleepy… but can’t sleep*’

Facebook, August 15, 2011



Huhuhuhu… aq beberapa hari kena insomina, sulit bobo malem. Padahal kan bobo malem sebaiknya delapan jam, agar kecantikan tetap terjaga hahahaha…😀

Beneran deh, untuk orang semacam aq yang hobinya tidur, nggak bisa tidur malam dengan normal adalah suatu siksaan yang berat huhuhuhu… Badan rasanya capek berat tapi mata nggak mau bekerja sama. Ouuhhh…

Dulu siy pas aq masih di Amerika, coordinatorku pernah bilang kalau culture shock sebenarnya adalah saat kembali ke negara masing-masing, maklum kan negara kita tercinta masih berkembang tuh jadi banyak hal masih belum teratur sesuai peraturan yang berlaku. So, tingkat kaget dan stress akan lebih tinggi tingkatannya daripada saat datang ke Amerika, well, I have to agree.

Nah, nah, nah, efek-efek dari culture shock inilah yang kata Tanya, coordinatorku, akan menyebabkan insomnia, emosi yang naik turun, dan lain-lain. Seremnya, efek ini mungkin akan berlaku sampai dua atau tiga bulan setelah kembali ke negara masing-masing. Annnddd… kadang efek ini nggak langsung muncul ketika sampai, tapi menunggu sampai ada trigger yang memicu. Aiiiihh… I just wanna sleep!!

So, kalau aq sambung-sambungkan insomnia attack yang datang, ini kayanya efek dari reverse-culture shock, dan trigger-nya adalah ditinggal si Mas ke luar negeri. Coba kalau si Mas nggak ke luar negeri, kan aq nggak merana sendirian hahahaha… *lets blame him!* Kaya aq nggak bikin dy merana aja pas aq tinggal ke Amerika :p

Anyway, kebetulan kan aq masih ngungsi di tempat ortu di Malang sambil melakukan ‘Project of Change’ kecil-kecilan. Kebayang dong kalau kota Malang tuh kotanya kecil banget dibandingkan Jakarta.

Oiya, ada yang bikin aq sedih pas aq nggak bisa bobo cz pas sekitar jam satu dini hari, masih ada tukang bakso keliling yang lewat loh… Subhanallah, sedih deh pas denger. Karena kebayang donk kalau mungkin jualannya nggak abis, padahal udah malem banget tuh, uugghh… Coba deh nanti malem kalau lewat lagi, aq bangunin Bapak dan minta temenin untuk beli, maklum yang bisa ngebuka pintu pager cuma Bapak hehehe…

Back to my Facebook status, sukurnya kalau lagi nggak bisa bobo aq bisa chatting dengan temen-temen yang sesama program or sodara-sodara mentor yang nun jauh disana dan berbeda zona waktu. Pas di sini waktunya tidur, di sana waktunya melek, jadi tetep ada temennya deh. Or ngeliatin TL (tweetline)-nya orang-orang yang lagi pada berantem di twitter, hehehe… ternyata dari ngeliatin orang berantem jadi banyak informasi dan pelajaran yang bisa diambil loh! *Ngeles…* Selain melototin TL, aq biasanya nyempetin untuk blogwalking.

Indeed, kalau lagi kena insominia, jangan sampai mati gaya deh… Kalau laper, maem. Kalau bosen, buka Facebook, Twitter, or doing blogwalking. Nah kalau lagi bulan Ramadhan gini yang muslim dan kena insomnia, buka al Quran aja dan tadarus. Siapa tau sebulan ini bisa khatam lebih dari sekali, asik banget tuh! Badan capek tapi pahalanya bertambah😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s