Berlibur Bersama di Magnetic Island

Ini adalah post yang di-request oleh BuPres PPIA JCU untuk di-share di blog PPIA JCU, jadi penulisannya dibuat lebih rapi daripada biasanya. Enjoy!

Apakah hal yang paling dinanti-nanti setelah dua minggu tegang tingkat tinggi karena ujian akhir semester? Pasti jawabannya berlibur!

Berlibur adalah salah satu cara melepaskan ketegangan yang mudah dilakukan apabila tinggal di kota yang memiliki banyak pilihan wisata alam seperti Townsville. Hal ini pula yang dilakukan oleh teman-teman PPIA JCU Townsville dan keluarga seminggu lalu, berlibur menikmati suasana alam. Dengan dikoordinir teman-teman pengurus PPIA JCU Townsville, rombongan kami berangkat dengan semangat empat lima ke Magnetic Island untuk berlibur.

Magnetic Island sendiri adalah tempat wisata terkenal di Queendsland, terutama di Townsville. Letaknya beberapa kilometer dibagian timur kota Townsville. Untuk mencapai pulau ini disediakan kapal feri yang selalu beroperasi setiap hari, dan hanya dibutuhkan 20 menit untuk sampai di pulau cantik ini. Karena begitu dekatnya Magnetic Island dengan Townsville, maka bagi yang tinggal beberapa saat di Townsville apabila meninggalkan Townsville tanpa mengunjungi Magnetic Island berarti belum benar-benar tinggal di Townsville.

Ada banyak objek pariwisata yang terdapat di Magnetic Island, beberapa pantai indah yang wajib disinggahi, hiking-track yang menantang, diving-spot yang menarik, hingga giant-clams aquarium yang tidak biasa.

Dengan niatan penuh untuk me-refresh pikiran pasca ujian yang menegangkan, kami mengunjungi dua pantai di Magnetic Island, Geoffrey Bay, teluk yang menyimpan keindahan akan hewan-hewan liar khas Australia, dan Horseshoe Bay, pantai yang paling terkenal di pulau ini. Kemudian untuk menambah pengetahuan sekaligus menjalin silaturahmi, kami berkunjung ke Aquasearch Lab & Aquarium yang dimiliki oleh salah seorang permanent resident asal negara kita tercinta, Tante Nell, dan suaminya, Dr. Rick Braley.

Geoffrey Bay
Setelah melewati saat-saat penyebrangan yang mendebarkan hati dan perut, karena ombak laut pagi itu cukup tinggi, kami menaiki bus dari Nelly Bay terminal untuk berangkat menuju Geoffrey Bay. Tidak butuh waktu lama, mungkin hanya lima menit, kami sampai di tujuan pertama Geoffrey Bay. Di sini kami akan melihat dan berinteraksi dengan rock-wallaby liar.

Dengan berbekal makanan kesukaan rock-wallaby yang kami beli ditoko sekitar, kami melanjutkan perjalanan kami dengan berjalan kaki selama lima menit untuk mencapai salah satu titik di Goeffrey Bay yang dipenuhi oleh batu-batuan tempat rock-wallaby liar bertempat tinggal. Hewan-hewan berwarna coklat ini langsung serta merta turun dari tempat persembunyiannya di atas batu-batuan tinggi, ketika tahu kami membawa makanan favoritnya. Wallaby liar ini tidak menyeramkan, malah justru menggemaskan. Maka sambil memberi makan kami tidak lupa untuk berfoto dengan mereka. Ada makanan, ada foto, simbiosis mutualisme!

Horseshoe Bay
Kami melanjutkan perjalanan ke Horseshoe Bay, setelah puas bercengkrama dengan rock-wallaby liar. Horseshoe Bay adalah pantai yang paling terkenal di pulau ini, banyak sekali turis-turis yang ingin mengunjunginya. Sehingga transportasi umum yang melayani jalur menuju pantai ini selalu penuh. Sukurnya setelah beberapa saat menunggu kami bisa melanjutkan perjalanan kami dari Goeffrey Bay menuju Horseshoe Bay.

Jangan tanya bagaimana pemandangan perjalanan menuju Horseshoe Bay, jawaban pastinya cuma satu, indah. Perjalanan yang berliku melewati tebing dan naik-turun pegunungan, karena walaupun tidak luas tapi di Magnetic Island terdapat sebuah gunung, membuat kita teringat akan keindahan beberapa daerah di Indonesia. Ada beberapa teman yang mengumpamakan pemandangan tersebut seperti pemandangan saat menuju daerah Malang selatan, Jawa Timur.

Kurang lebih sepuluh menit di perjalanan, kami sampai di pantai Horseshoe Bay. Segeralah kami mengambil tempat dan membuka perbekalan kami. Piknik bersama dimulai! Saat perut terisi penuh dan tenaga kembali pulih, beberapa teman yang membawa anak-anak langsung mencoba serunya bermain pasir dan bermain air. Sebagian teman-teman yang lain melakukan hiking, untuk melihat koala liar yang konon katanya tidak jauh dari pantai. Sayang saat itu mereka kurang beruntung, sehingga tidak bisa menemukan hewan imut khas Australia tersebut.

Apabila tidak ingin repot membawa makanan dari rumah, ada beberapa pilihan tempat makan yang bisa dipilih di Horseshoe Bay. Mulai dari makanan khas Australia, fish and chips, sampai makanan khas benua lain, ala Meksiko. Selain beberapa tempat makan, di pantai ini juga terdapat penyewaan jet-ski, sangat menarik untuk dicoba!

Giant Clams dan Bersilaturahmi
Sesudah berpuas-puas menikmati pantai, kami segera melanjutkan perjalanan kami menuju Aquasearch Lab dan Aquarium milik Dr. Rick dan Mrs. Nell Braley, disini terdapat koleksi kerang raksasa (giant clams). Sambil menambah pengetahuan mengenai hewan laut, kami juga ingin bersilaturahmi. Karena Mrs. Nell, yang lebih dikenal dengan panggilan Tante Nell, adalah permanent resident asal Indonesia.

Di tempat ini kami melihat beberapa kerang raksasa yang menarik. Ada beberapa kerang yang lebarnya lebih dari 60 cm, dan ada pula yang dipelihara sejak tahun 1982, wow betapa tuanya kerang tersebut! Begitu besarnya kerang-kerang tersebut, sampai-sampai beberapa ikan kecil bisa berenang diantara celahnya.

Tidak terasa waktu berlalu dengan cepat, menjelang sore kami bersiap-siap untuk kembali ke Townsville menggunakan kapal feri terakhir. Setelah kembali dari liburan singkat ini, walaupun badan lelah tapi hati senang dan keakraban makin terjalin antar anggota PPIA JCU dan keluarga. Kapan nih liburan bersama lagi?πŸ™‚


Tips berlibur ke Magnetic Island bagi teman-teman yang ingin berlibur ke sana. Selain topi, anti-UV lotion, dan kaca mata anti-UV, ada beberapa hal penting lainnya. Pertama, perhatikan jadwal kapal feri yang menyambungkan Townsville dengan Magnetic Island, karena kapal tersebut hanya berlayar di jam-jam tertentu. Kedua, perhatikan pula jadwal bis dan tempat tujuan yang ingin dicapai. Dua hal tersebut terdapat di buku panduan ‘Magnetic Island’ yang terdapat hampir semua tempat wisata yang ada di Townsville, atau cek via online. Ketiga, siapkan camilan yang cukup, untuk mengantisipasi kalau lapar saat di tujuan, karena ada beberapa objek wisata yang tidak memiliki vendor makanan. Apabila tidak sempat membawa makanan dari Townsville, di Nelly Bay terminal terdapat supermarket yang cukup lengkap.

3 thoughts on “Berlibur Bersama di Magnetic Island

  1. blom pernah liat langsung yg namanya Wallaby …. yg pasti kesenangan donk mereka dpt camilan :)kami kalau berlibur juga seringnya bawa bekal atau snack dr rumah, jaga2 saja kalau di tempat tujuan nggak ada toko, atau memang senangnya bawa bekal dr rumah krn semuanya terjamin

  2. Iya, mereka seneng tapi malu-malu (atau kami yang takut-takut digigit ya? heheheh…) jadi ngambil fotonya nggak bisa pose mesra :)Kebalikannya niy Mbak, aku ama suami kalo mo berangkat berlibur selalu 'umek' sendiri, akhirnya berangkat terburu-buru tanpa bekal hahahaha… Tapi ini karena ceritanya secara general, aku nggak nyeritain saat-saat aku dan si Mas bingung nyari tempat makan siang, karena nggak sempet nyiapin bekal sebelumnya hehehe…πŸ˜€

  3. Pingback: Exploring Townsville Part 2 (Pallarendra Beach) | Tempat Ketiga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s