Working Holiday Visa Australia

credit

Pendahuluan: Dear Teman-Teman yang tertarik untuk mendaftar VISA ini, aku mendorong kalian untuk tidak segan mencoba langsung menghubungi pihak terkait mengenai pengurusan VISA ini, make a call to Australian Embassy! Nggak perlu takut, para staff disana semuanya bisa berbahasa Indonesia dan ‘WILLING TO HELP YOU’, atau kalau kalian masih ragu salah ucap dan lainnya, coba kirimkan email yang sopan pada mereka, aku beberapa kali saling berkirim email dan mereka selalu merespon dengan baik dan cepat. Jadi sekali lagi jangan segan, kalau kalian ingin mengetahui info terakhir mengenai apapun, mereka akan membantu. Apabila kalian telah mendapat info terbaru, please share here agar teman-teman yang lain tahu. Silahkan menjadikan post ini sarana diskusi dan berbagi info teman-teman sekalian. Cheers and good luck!๐Ÿ™‚

Beberapa kali ada teman melalui facebook si Mas bertanya tentang bagaimana cara kami berdua kok bisa terdampar di negara kangguru. Awalnya si Mas bisa terdampar di sini karna ada pihak yang memberikan kesempatan pada si Mas untuk mengambil gelar lanjutan yang dibutuhkan bidang kerjanya. Kemudian aku yang nggak mo ber’jablay’ lagi setelah terdampar di negaranya OmBama, ikutan men-damparkan diri di negara kangguru.๐Ÿ™‚

Saat masih terdampar di tempat OmBama dan mulai bersiap-siap untuk mengikuti si Mas, aku melihat ada beberapa jenis visa yang bisa digunakan oleh pendatang untuk berkunjung ke Aussie (aka negara kangguru). Sebagai anggota keluarga yang bersuami/istri ย graduate student dan diatasnya, ada visa dependent (pendamping), dan aku memilih untuk melamar visa tersebut.

Tapi ada salah satu visa yang menarik buatku, visa itu adalah ‘Working Holiday Visa’. Awalnya aku nggak begitu peduli, tapi setelah bertemu dengan teman yang menggunakan visa ini saat tinggal di Aussie, aku jadi penasaran dan dapat penjelasan sedikit dari temanku. Ada yang penasaran juga?

Lebih jelasnya coba baca penjelasan singkatku di bawah ya…

Apakah Working Holiday Visa itu?

Working holiday visa adalah visa yang memberikan ijin pada pemegangnya untuk tidak hanya berlibur saat berkunjung tapi juga bekerja dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Negara mana saja yang memberikan visa jenis ini pada WNI?

Ada beberapa negara yang menjalin kerja sama dengan pemerintah Indonesia dan memberikan visa ini pada WNI, listnya bisa di cari di google.

Karna ada beberapa negara yang memberikan visa semacam ini pada WNI dan persyaratannya berbeda di tiap negara, dan kebetulan aku hanya tau persyaratan mengenai visa ini untuk negara Aussie, maka aku hanya menjelaskan *sebatas pengetahuanku* working holiday visa dari pemerintah Aussie.

Informasi yang aku ambil adalah informasi yang tercantum di website kedutaan Aussie di Jakarta, di halaman ini

Secara singkat syarat dan ketentuannya adalah

Each applicant must:

  • Be between eighteen (18) and thirty (30) years old (including the ages 18 and 30) at the time the visa is applied for;
  • have tertiary qualifications, or have successfully completed at least two years of undergraduate university study;
  • apply in their home country (Indonesia or Australia);
  • have good English (for Indonesian applicants) or good Indonesian (for Australian applicants) – which is assessed as at least โ€œfunctionalโ€ on a language test;
  • Have no dependent children who will join them (that is, there are no children allowed as family members on the parentโ€™s visa);
  • have not had a visa of this type before;
  • have sufficient funds for their personal expenses for the first three months โ€“ generally this is about $5,000 AUD;
  • have good health and good character;
  • provide a letter from the relevant government department which states that the applicant meets these requirements.

People who are granted Work and Holiday visas must not:

  • be employed by any one employer for more than six (6) months;
  • engage in any studies or training for more than four (4) months.

*sengaja syarat dan ketentuannya tidak aku artikan dalam bahasa Indonesia karna salah satu syarat yang tercantum adalah ‘have good English’ kalau bisa mengerti syarat yang aku copy-paste diatas, berarti bisa ikut mendaftar (kalo tertarik). Kalo belum mengerti, mungkin nilai TOEFLnya silahkan dinaikin lagi.๐Ÿ™‚ *

Lantas apakah syaratnya hanya itu saja? Dan apakah kalau bisa memenuhi syaratnya ada jaminan diterima? Jawabannya tidak dan tidak. Ada beberapa syarat lain yang harus dipenuhi, buka di SINI untuk tau syarat lainnya, dan aplikasi visa diterima atau tidak adalah sepenuhnya hak kedutaan Aussie untuk memutuskan.

Untuk memberikan sedikit gambaran bagi teman-teman yang tertarik dengan visa jenis ini, aku punya satu teman asal Taiwan yang menggunakan visa ini untuk tinggal dan bekerja selama setahun di Aussie. Teman Taiwanku ini sudah memiliki gelar sarjana dari universitas terkenal di negaranya dan pengalaman kerja yang cemerlang. Tapi demi ingin meraih pengalaman yang berbeda, berangkatlah dia ke Aussie selama setahun dengan visa ini.

Karena dalam salah satu penjelasan mengenai visa ini tujuan utama pemegang visa adalah berlibur dan bisa bekerja (untuk mensupport kebutuhan selama liburan setahun di Aussie), maka pemegang visa hanya bisa bekerja sebagai temporary worker dan casual worker, jangan dibayangkan pemegang visa ini bisa bekerja di kantor yang mentereng sebagai manager atau bos setara dengan pengalamannya.

Pekerjaan yang bisa didapatkan disini adalah pekerjaan casual semacam shop-assistant (pelayan toko), cleaning service, cook-asistant, dan lain-lain. Teman Taiwanku selama di Aussie, juga menanggalkan ke’keren’an yang dia miliki di Taiwan, di Aussie dengan santainya dia memilih bekerja sebagai tukang lipat koran di koran lokal kota kami, kemudian bekerja sebagai cleaning service di salah satu hotel, lalu terakhir dia bekerja di laundry.

Untuk melengkapi penjelasan diatas, aku coba memberikan gambaran rata-rata harga barang kebutuhan pokok dan gaji yang diterima oleh pekerja casual.

Sedikit mengenai bahan makanan

Nasi 2 kg: +/- 3 dollar

Indomie 1 bungkus (isi 5) : 3 dollar

Paha ayam 1 kg : 5 dollar

Susu 2 liter: 2.5 dollar

Wortel 1 kg: 2 dollar

Semangka per 1 kg: 90 cent

Untuk tempat tinggal, rata-rata disini disewakan dalam jangka waktu seminggu.ย Bisa menyewa kamar (semacam kost-kostan) harga seminggu-nya mulai dari 110 dollar (rate Townsville). Atau tinggal di backpackers-hostel yang harganya sekitar 24 dollar per satu hari.

Gaji yang diterima untuk pekerja casual adalah antara 10 dollar sampai 25 dollar per satu jam (belum dipotong pajak), tergantung pekerjaan masing-masing. Kalau dihitung-hitung kasar memang menarik jumlah angkanya (apalagi kalau di convert ke rupiah), tapi jangan lupa ada pengeluaran-pengeluaran lainnya yang mungkin bisa terjadi dan kemungkinan mencari pekerjaan casual/temporary yang tidak mudah pula.

Misalkan ada yang tertarik untuk mencari pengalaman atau lagi jenuh dengan rutinitas pekerjaan atau kuliah yang sedang dijalani sekarang, mungkin working holiday visa ini bisa menjadi alternatif untuk berlibur setahun di Aussie sambil bekerja.

Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan google sendiri yah!๐Ÿ™‚

NB: Kenapa aku nulis Indomie di atas? Karna Indomie sudah jadi salah satu bagian dari makanan orang Aussie, di tiap supermarket pasti bisa nemuin Indomie. Yang makan juga bukan orang Indo atau Asia aja, bule-bule di sini banyak yang makan Indomie lho! Pas minggu lalu Indomie lagi sale di supermarket mall deket rumah, tiga dollar dapet dua bungkus (masing-masing bungkus isi lima), hhmmm… hampir di tiap trolley-nya orang Asia dan bule yang papasan sama trolley-ku ada dua bungkus Indomie.

Indomie, you are rock! hahahaha… ย :D *bangga banget*

118 thoughts on “Working Holiday Visa Australia

  1. Indomie selera gue banget yah.. top deh..๐Ÿ˜€
    Emang yah klo kerja di luar klo gajinya di convert ke rupiah nilainya gede banget dan orang2 di indo yg ga pernah keluar mikirnya qta udah jadi orang kaya aja disini. padahal pengeluaran kan juga gede. bahan makanan, bills dll…๐Ÿ˜ฆ

    • hahahaha betuuulll… masa dulu pas aku kuliah yang di Indo pada nanyain kapan beli rumah aja. Lha, emang bills di Amrik bayar pake rupiah ya hahahahaha…๐Ÿ˜€

      Aku setuju tuh, Indomie tuh emang selera kita-kita yah, lha rasanya itu loh pas makan bikin kita berasa ada di kampung halaman hihihihihi….

  2. rencananya berapa lama ada di sana chit? kepikiran untuk kerja dan tinggal di sana ngga?

    aku baru tau kalo bule2 itu makan indomie juga..๐Ÿ˜›

    • Bentar kok Nova, awal tahun depan aku dan suami sudah kembali ke Indo๐Ÿ™‚

      Kalo bule di Aussie, udah familiar dengan Indomie, mungkin karna secara geografis Aussie deket ma Indo.๐Ÿ™‚

  3. yeah indomie is rock! tahun 2011 aku ditugasin kantor seminar di melbourne. terus backpacking ke sydney, dan guess what? kami bangga dg keberhasilan kami menyelundupkan indomie bbrp bungkus sebagai bekal kami di sana๐Ÿ™‚ tau gitu tinggal beli aja padahal.๐Ÿ™‚

    • Iya, kalau masih di Aussie yang lokasi negaranya nggak begitu jauh dengan Asia dan banyak imigran, kalau mo nyari Indomie gampang banget, dan di kota besar banyak restaurant dine-in dan fast food yang halal.๐Ÿ™‚

      Wah sukur nggak ketauan yah, kalo urusan barang ketauan nggak di declare, imigrasi-nya Aussie tuh rumayan galak dan dendanya mahal banget.๐Ÿ™‚

  4. Nah, klo Chita berapa tahun visanya?
    Trus, $5000 itu jadi jaminan? wajib ditransfer ke rekening tertentu? Dulu pernah bingung soal ini, akhirnya ada yang bisa ditanya jugaaaa…

    Puyeng daku liat syarat2nya yah hahaha…

    • Aku visanya satu setengah tahun, sama seperti panjangnya waktu kuliah suami.๐Ÿ™‚

      Sama kok Mayya, awalnya aku juga bingung masalah uang itu, karena pas aku ke Amrik aku sama sekali nggak direpotin dengan urusan itu. Jadi pas aku ke Aussie kemarin bener-bener ngerasain ngurus (walaupun dibantu sama agen-nya univ juga).

      Uang itu bukan jaminan yang ditransfer ke rekening tertentu, tapi uangnya ada di rekening kita dan sebaiknya jumlah uang itu sudah ada di rekening kita kurang lebih tiga bulan sebelum apply visa, karna biasanya kita diminta menunjukkan bank statement selama tiga bulan terakhir.

      Kalo mo nanya-nanya lagi, feel free to ask Mayya, siapa tau aku bisa bantu!๐Ÿ˜‰

  5. wahh…lumayan nich infonya….jadi tahu ‘grade salary’ dari temporary/casual worker disana…..sayangnya grade TOEFL ane msh jauh di level mengesankan….๐Ÿ˜€

    • Aiiihhhh… ada kiwi dateng!!

      Pa kabar Jeung? Liburan ke Aussienya bikin mupeeeng…๐Ÿ˜ฆ

      Iya-yah kalo lagi jauh dari Indo itu nemu mie instant ma kecap udah kaya nemu berlian hehehehehehehe… *lebay*

      Eh iya, nanti aku email-in alamatku yah…๐Ÿ˜‰ *pelupa tingkat tinggi niy*
      Pipiet, jangan manggil mbak dong, kan pingin tetep tampak awat muda niy…๐Ÿ™‚

      • baek-baek…ini lagi pusing nyariin summer…kok kayanya ilang entah ke mana…tahu tahu uda resmi masuk autumn aja๐Ÿ˜ฆ
        gimana OZ?
        hehehe…aq masih penasaran dengan beberapa kota yang belum sempat aq datangi…

        okay deh chita…ga bakal panggil embak lagi deh๐Ÿ˜€

        • hahahaha… mau nyari summer, maen ke Townsville gih. Di sini walaupun udah autumn beberapa minggu ini suhunya (masih aja) berkisar antara 28-30C, ffaannnasss!๐Ÿ˜€

  6. Wah, minggu ini banyak oranmg di sekelilingku ngomongin dan sharing pengalaman di Aussie, termasuk baca blog juga hehehe …. Jadi pengen jeh …๐Ÿ˜€

        • Kalau yang seperti itu sudah banyak, nggak perlu di blog kalau butuh bisa liat langsung di website australian embassy. Aku sempat cerita tentang mengurus visa australia tapi hanya sebatas visa pelajar aja, maklum pengalaman jalan-jalan ke luar negeriku masih terbatas.๐Ÿ™‚

        • Okedeh … sekarang, di kelas saya juga ada temen yang abis kuliah di sana. Belum sempat tanya-tanya sih, maklum anak baru … Tapi mau saya baik-baikin dulu ah, barangkali dia minta anter kalau ada urusan di Aussie hahaha *ngarep*

  7. sebelumnya udah pernah denger info ini Chit,
    sempet tergoda tapi ternyata ada planning lain yang harus dikelarin dulu.

    soal mi instan, emang yaaa belum ada yang bisa ngalahin indomie.
    rasanya tuh pas dan cocok di lidahku.

    baru denger, kalau bule demen indomie. hihihi

    • Siip, mudah-mudahan lancar yah untuk plan yang musti diselesaiin.๐Ÿ™‚

      Sama dong soal selera! *toss*

      Eh iya lho, bule di sini banyak yang makan makanan India, China, atau Indonesia, simply karna lokasi negara mereka yang deket sama Asia dan khususnya Indonesia. Di sini semua supermarket pasti ada Asian aisle, dan pasti ada Indomie, permen Kopiko, dan kecap ABC.

      Di New Zealand kata temenku malah ada iklan TVnya mie instant produk Indonesia segala lho. Jadi nggak perlu khawatir deh kalo kangen Indomie pas liburan ke Aussie hihihihi….๐Ÿ˜‰

  8. Kayaknya sih tujuan visa ini bukan buat orang yang tujuan utamanya kerja deh, tapi semacam orang muda yang lagi keliling dunia trus di tiap tempat bekerja sampingan untuk biaya hidup gitu, hehehe๐Ÿ™‚ Kalau memang mau kerja toh pasti ada working visa kan?๐Ÿ˜€ Aku beberapa kali kalau travelling juga gitu. Resepsionis hotelnya biasanya traveller juga, yang lagi ada di kota itu trus kerja part time buat dapat duit buat hidup sehari-hari, hehe๐Ÿ™‚

    Indomie memang terkenal dimana-mana kok. Di Eropa juga dimana-mana banyak Indomie, haha. Dan rasanya bermacam-macam loh. Walau memang sih kalau kita belinya di toko Asia gitu pilihan rasanya makin buanyak lagi, haha๐Ÿ™‚ Ada yang jual dus-dusan segala loh, itu lho, yang sedus isi 40 bungkus, huahaha๐Ÿ˜† .

    • Betul-betul dari namanya sudah kelihatan maknanya untuk berlibur sambil bekerja.๐Ÿ™‚
      Tapi biasanya banyak orang Asia yang aku kenal selain temanku yang Taiwan itu, yang menggunakan VISA ini untuk bekerja. Malah mereka nggak liburan atau jalan-jalan sama sekali. Beda orang, beda tujuan hehehehehe…๐Ÿ™‚

      Wah sama dong! Di sini ditiap supermarket pasti ada Indomie dan kecap ABC, jadi nggak perlu ke Asian store kalau untuk Indomie dan kecap ABC hehehehe… Mo mie goreng, satay, rendang dan soto dll ada semua. *lho kok jadi promosi* Malah kata temenku Indomie udah pasang iklan di TV segala. Zilko, kalo disini beli Indomie di Asian store harganya malah lebih mahal dari pada di supermarket biasa lho. *ibu rumah tangga banget mode on*๐Ÿ˜€

      • Wah, kalo mau kerja kenapa mereka malah pake visa ini ya? Hmmm…

        Iya, disini pilihan rasanya juga lengkap bener. Rasa yang di Indonesia udah punah (kayak rasa bakso gitu) disini aja masih ada, huahaha๐Ÿ˜† . Indomie kriting (yang bungkusnya beda itu) juga ada.

        Kalo masalah harga, Indomie disini harganya kayaknya sama semua deh. Eh, nggak tahu juga ding, aku ngebandinginnya sih antara toko Asia dan supermarket di Delft dan Den Haag (jadi kan searea gitu) jadi mungkin mereka ada perjanjian buat jual, di harga sekian kali ya, hahaha๐Ÿ˜† Tapi di orientalmarkt yang di Den Haag kalau beli 5 gratis 1, jadi didiskon 17% gitu deh dari harga normal. Dan 6 ini nggak harus satu rasa loh, boleh campur-campur, lumayan, huahaha๐Ÿ˜† .

        Tapi waktu itu aku ke Itali dan nemu Indomie juga, dan memang harganya lebih mahal daripada di Belanda, hahaha๐Ÿ˜›

        Btw, selain Indomie, Mie Sedaap juga ada loh disini๐Ÿ˜› .

        • mereka milih VISA ini buat bekerja karna kalo VISA kerja proses pengurusannya berbeda, harus ada perusahaan tertentu yang akan menjadi sponsor mereka dan masing-masing pihak (pelamar dan perusahaan) mengisi form untuk VISA kerja tersebut. Karna prosesnya rumit maka biasanya yang melakukan proses ini hanya perusaan besar yang membutuhkan tenaga ahli yang hanya terdapat di luar negeri.

          Sedangkan temanku dan beberapa orang Asia lain yang memakai VISA ini dan lebih memilih kerja casual, karena tidak rumit dan uang yang diterima kalau di convert ke mata uang mereka akan terasa besar jumlahnya.๐Ÿ™‚

          Wow, ada Indomie bakso segala yah! Di sini ada rasa mi goreng BBQ, kayanya rasa ini nggak ada deh di Indo.๐Ÿ™‚

  9. gua pernah denger juga tentang visa ini. lucu juga ya…๐Ÿ˜€
    kalo di US kayaknya gak ada ya chit? kayaknya di sini kalo tourist visa ya gak boleh kerja ya…

    • Hmmm kalo buat orang Indonesia ke Amrik kayanya visa macam ini nggak ada deh *inget-inget materi tentang visa pas pertemuan dengan konsulat Amrik dua tahun lalu*. Kayanya bukan cuma visa turis aja Man, visa pelajar juga nggak boleh dipake buat kerja. Kecuali dengan persyaratan tertentu dan ijin kerja atau ijin internship. Agak repot memang di Amrik untuk pelajar asing yang ingin bekerja, dibandingkan dengan di Aussie yang peraturannya lebih lunak.๐Ÿ™‚

  10. Sama, aku juga sempet liat temenku bikin status ttg visa ini di FB, cuma ga nanya2 lebih lanjut.. hahaha.. ternyata udah dijelasin duluan. Asik deh ga perlu google..

    Disini indomie jaraaaang.. Ada paling di toko2 tertentu aja dan ga selalu di setiap kota ada. Setelah pindah ke Helsingborg, pasokan indomieku selalu nitip mertua beliin di Malmรถ.. huhuhu.. Tapi ya gitu cuma satu rasa doang.. Kalau di toko swalayan biasa, kebanyakan merek2 Jepang atau Korea.. >___<

    • Oouuu… Bebe, kamu pindahnya ke Helsinborg yah? Aku pikir pindah ke Malmo. *terlalu PD, nebak-nebak salah*๐Ÿ™‚

      Pasti kalo cuma satu rasa, adanya rasa mie goreng aja yah? Mo aku kirimin rasa satay? *ini salah satu rasa yang paling banyak dibeli, selain rasa mie goreng*

      Eh say katanya mie merk jepang lebih enak daripada mie Indo lho *ngintip komen dibawah*, udah nyobain belum?๐Ÿ™‚

  11. Di Townsville murah amat ya per week 110 doang. Di sydney mahal, chita๐Ÿ˜ฆ
    Chit, kamu itu emang pinter & penuh info yah. Blog kamu juga sangat informatif (walopun sbnrnya aku ga perlu yang ini). Keep on writing all the good things ya…

    • Diaaannnn… makin cinta deh ma kamu *korban pujian hehehehehe…*

      Di Townsville emang murah say, apalagi kalo di bandingin ma Sidney yang katanya udah masuk list kota termahal dunia, uhh.. tak sanggup rasanya tinggal disana hehehehe…๐Ÿ˜€

      Eh tapi yah, katanya lebih enak tinggal di Perth, soalnya tiket ke Jakarta or ke Bali lebih murah. Kan enak tuh, tiap bulan bisa mudik hehehehehe…๐Ÿ˜€

  12. indomie seleraku.. indomie rendang udh masuk sana? *haiya pertanyaannya*
    jd inget wkt liburan ke malaysia tahun lalu,
    indomie goreng br masuk tesco (semacam giant/care4 gt), sisanya ky indomie yg rebus2an dan rasa lain kudu cr di daerah pedagang indonesia di daerah chow kit..๐Ÿ˜€

    • Udah dong… Di sini lumayan lengkap, ada rasa satay *yang naik daun banget*, ada mi goreng, ada rendang, ada rasa soto, ada rasa mi goreng BBQ *yang ini pasti nggak ada di Indo, ya kan?! hihihihi….*, rasa ayam, dll.. *lupa saking banyak macemnya*๐Ÿ˜€

      Wah, Malaysia kalah cepet niy ma Aussie. Disini tiap supermarket pasti ada. Jadi nggak bakal kangen ma Indomie deh kalo liburan di Aussie hahahaha…๐Ÿ˜€

  13. chit, awal thn dpn udah blk ke indonesia? wuah, enaknya.. *menghitung hari kpn yah bs pulang for good :’)*

    di sini indomie hy dijual di toko halal, jepang py byk mie yg enak2 hi..hi..

    • Iya Mbak, tahun depan back for good! *yah kecuali kalau ada tawaran menggiurkan datang dari negara lain, ngarep dot com, hihihihi… (aamiin)*

      Lho Mbak jangan sedih karna belum bisa balik ke Indo, nanti kalo udah balik ke Indo pasti kangen masa-masa tinggal di Jepang, jadi dinikmati aja Mbak. (sambil dikangen-kangenin dikit-dikit aja Mbak hehehehehe… )

      Wah, Jepang negaranya ramen siy, pasti mie-nya enak-enak. Di sini ada juga siy yang jual Mbak (di Asian store) tapi karna nggak tau mana yang enak jadi nggak pernah beli. Bagi infonya dong Mbak, mana mie Jepang yang enak, nanti aku beli dan cobain!๐Ÿ˜‰

  14. wah info menarik…sayang batas usia akhir 30 ya. Atau kalo masih muda dan masih single, asik juga niy apply visa ini. Jadi kangen masa muda๐Ÿ˜ฆ
    Dulu aku juga jaman kuliah sambil nyambi kerja. huaaa… kangen sungguh… jadi cleaning service di LN mah tetep aja gajinya lumayan๐Ÿ˜€.

    • Betul, ditaruh di rekening bank kita untuk jaminan saja, dan memberi jaminan bagi embassy bahwa nanti selama tiga bulan pertama kita di Aussie, kita memiliki uang yang bisa kita gunakan.๐Ÿ™‚

  15. kak chita… tlong bantuan nya yaa… aku kebelet butuh info buat student visa neh… kmrn trakhir aku uda ready nee buat juli working holiday visa… cm temen aku ngasi tau klo skrg uda strek, wh visa cm bs dipake 6bln krja…. jdi temen aku lbh nyaranin buat visa student, n nyari collage murah dsana, yang kuliah nya cm 2hari sminggu.. btw ituuu apply visa pelajar gmana yaa jelas nya… thank u kak chita

    • seperti tmn bokap gua tuh, anaknya cari kuliahan yg murah di Ausie biar bisa stay lama. anyway gua jg lg kepikiran ukt apply working holiday visa atau student visa sih. Tapi klo student, kita hrs register di univ, klo dipikir2 biayanya lmyan sih. Mendingan working holiday aja.

      Oh Ia Chita met kenal… hmm sambil nyimak ngumpul2in informasi nih hehehe ^^
      anyway klo ke ausie, part time, bisa ketutup gak sih biaya hidupnya?
      Kepengen sih jalan2 kesono 6bulan gitu.

    • Dyan, sudah aku balas via e-mail sebelumnya yah…

      Bisa saja untuk apply VISA part-time student (kuliah dua sampai tiga hari dalam seminggu), kemudian kerja di waktu luang. Tapi memang harus mendapatkan surat ‘diterima’ oleh kampus yang dituju terlebih dahulu. Jadi kalau memang ada teman di Australia, bisa ditanyakan pada teman Dyan, college mana yang murah. Kemudian Dyan daftar dan membayar uang pendaftaran di college tersebut, baru Dyan mengurus VISA part-time student yang diinginkan.
      Atau misalnya masih ‘have no clue’ alias bingung karena tidak terbiasa dengan pengurusan VISA yang memang agak rumit, saranku adalah hubungi agen pembuat VISA, mereka bisa membantu Dyan untuk membuat VISA yang diinginkan.

    • hahahaha… nggak juga kok, aku juga berasa pingin bilang, ‘Itu mie dari negaraku lho!’ Setiap ngeliat bule ngambil Indomie di supermarket di Amerika atau di sini.๐Ÿ˜€

    • Kalau dari website immigrasi Australia di http://www.immi.gov.au/visitors/working-holiday/462/indonesia/eligibility.htm
      dengan salah satu syarat ini terpenuhi;

      -Achieved an IELTS average band score of at least 4.5 based on the four test components of speaking, reading, writing and listening in a test conducted no more than two years before lodging the visa application. For visa purposes you only need to sit the General Training Module.
      -Achieved a TOEFL score of 133 on a computer based test, or 450 on a paper based test or 45-46 on an internet-based test, no more than two years before lodging the visa application.
      -Passed the Occupational English Test no more than two years before lodging the visa application.
      -Completed all years of primary education and at least three years of secondary education at an educational institution in which all instruction was in English.
      -Completed at least five years of secondary education (high school) at an educational institution in which all instruction was in English.
      -Completed a post-secondary qualification that required at least two years of full-time study or training, in which all tuition was in English.
      -Successfully completed, in Australia, at least one year of full-time study or equivalent part-time study towards a degree, higher degree, diploma or associate diploma at an institution or institutions where all the instruction was in English.

  16. mbak chit,

    kalo kita ada sponsor ato penjamin misalnya saudara ato “teman” yg kita jadikan saudara untuk ngurus working and holiday visa itu syaratnya apa aja ??? karna ada temen yg coba mau bantu ngurusin itu apakah lebih lunak syaratnya >>>???

    • Hhmmm… bisa jadi yah, karena setahu aku banyak agen-agen VISA di Jakarta atau kota besar lain di Indonesia yang menyediakan jasa pembuatan VISA ini. Silahkan di coba saja…๐Ÿ™‚

  17. chita mau tanya dong. kalau working visa itu memang harus yang sudah graduated yah baru bisa granted? apa better pilih holiday visa aja ya kalau belum pasti 1 thn akan tinggal disana.. thank you chitta

    • Detonics istilah graduated biasanya dipakai untuk setara S2 dan undergraduate untuk S1 di Indo.
      Untuk syarat WHV yang ada kalau dilihat diatas syaratnya, ‘have tertiary qualifications, or have successfully completed at least two years of undergraduate university study’, jadi belum lulus S1 juga boleh daftar, asalkan sudah menyelesaikan tahun kedua kuliah.
      Hope it helps.๐Ÿ™‚

  18. yeayyy thank you chita it helps so much. ada pendapat bahwa untuk bisa dapet WHV harus minimal apply tourist visa untuk kunjungan pertama ke australia, apa itu benar? bagaimana dengan kuliah yang sempat terbengkalai di indo meskipun telah menyelesaikan 2 tahun kuliah.

    thank you chita

    • Oh ya? Aku malah baru dengar, actually karena aku belum pernah mendaftar VISA ini *mentioned above*, tapi aku pernah baca disalah satu point di website Australian Embassy for Indonesia, menyebutkan bahwa mereka mengutamakan yang belum pernah pergi ke Australia.
      Well, untuk kuliah yang terbengkalai dan apakah memberi efek, honestly, I do not know. Semua persyaratan sudah dijelaskan di website mereka, pertimbangan dan keputusan ada di pihak embassy.๐Ÿ™‚

  19. sorry chit tanya lagi, apakah kita harus sudah mendapatkan pekerjaan dulu di aussy baru bisa apply visa ini?dan lagi disebutkan bahwa must not be employed by any one employer for more than six (6) months; nah kalo kita sekarang masih bekerja dan resign, kan seharusnya tidak bermasalah yah? semoga sih engga masalah ya chit. ini visa baru bisa dbuka setiap 1 juli ya chit? thank you yaah๐Ÿ™‚

    • Detonics, kalau dilihat dari namanya ini adalah Working Holiday VISA, maka VISA ini tujuan awalnya diberikan kepada orang yang ingin berlibur di Australia dengan dana terbatas. Saat dia berlibur selama satu tahun, di tengah masa berliburnya dia membutuhkan dana untuk hidup, maka dengan VISA ini dia berhak untuk bekerja guna mencukupi kebutuhan hidupnya selama berlibur. Maka jawaban untuk pertanyaan pertama; tidak.

      Pertanyaan kedua, kalimat tersebut berlaku saat pemegang VISA telah berada di Aussie. Maksudnya adalah ketika dia berada di Aussie dan ingin bekerja maka dia hanya boleh bekerja di satu perusahaan selama maksimal enam bulan saja. Dengan itu maka pekerjaan di Indo tidak berkorelasi sama sekali dengan kalimat ini.

      Pertanyaan ketiga, I do not know. Better if you look up on the Australian embassy’s website.๐Ÿ™‚

  20. mbak, aku cuma lulusan SMA (thn 2006) dan skrg bekerja di bimbel as a tutor primary kira2 bisa apply ga yah? daritadi sih yg aku baca kayaknya cuma buat yang kuliah aja๐Ÿ˜ฆ btw if u have kenalan yang bisa bantu ngurusin visa ini boleh rekomen. thank u.

    • Coba dilihat syaratnya dulu saja. Kalau memang kurang memenuhi syarat untuk VISA ini, tapi tetap ingin merasakan pengalaman ke luar negeri coba beasiswa CCIP saja, coba lihat di ‘categories’ di samping. Good luck!

  21. Sist aku denger2 untuk working holiday periode 2012-2013 perijinannya lagi trouble ya… waahh padahal aku mau apply Desember ini. Ada tips and trik supaya visa nya mudah di lolosin sama kedutaan?

  22. aku mau apply vusa ini tapi bingung deh awal step-stepnya..bisa kasih tau gak awalnya harus visit apa?aku mau via on line aja deh, stelah aku isi applikasainya terus kemana? dan step apa lagi yang harus aku urus,please..tolong kasih info ke aku yah๐Ÿ™‚

  23. Hallo mbak, aku mau tanya dong. Untuk syarat yg hrs ad account bank sebesar AUS$5000 itu hrs bnr2 sejumlah itu yah.soalny aku rencana apply untuk visa ini,tp kendala di uang itu. Trs brp lama ya kira2 jdiny untk visa ini? Terima kasih๐Ÿ™‚

    • Kalau tidak salah, bisa coba ditanyakan ke embassy juga untuk lebih pasti, Ervina bisa menggabungkan beberapa akun bank saudara atau teman yang bersedia menjamin Ervina selama di Aussie, akun bank tersebut bisa dalam akun bank-bank yang ada di Indonesia dengan bentuk rupiah hanya jumlah totalnya sama dengan jumlah yang diminta dalam kurs rupiah.๐Ÿ™‚

  24. Hi, Salam kenal
    Saya baru 2 bulan bekerja di Australia. Saat ini tinggal di Carnarvon WA. Kota pesisir kecil di utara Perth. DIsini saya lihat banyak sekali orang2 Asia kebanyakan dari Taiwan, masih remaja dan muda2, yang memakai fasilitas Working Holiday Visa. umumnya mereka bekerja di Plantation (Perkebunan).
    FYI, di Carnarvon ada beberapa Plantation yang sering sekali membutuhkan tenaga kerja. Saya sendiri, bekerja sebagai Ship Engineer, pernah beberapa kali “cari sampingan”, memetik buah tomat cherry di salah satu Plantation di Carnarvon hasilnya lumayan sih. Sehari (dari jam 8 pagi hingga 4 sore) bisa dapet 6 basket tomat cherry, kira2 90 kg, kerja santai, dan dibayar per satu kilo nya 70 sen. Lumayan dapat 63 dolar perhari. Metik nya saja butuh belasan orang, dan berhari-hari…Saat itu saya bekerja dgn orang2 Prancis, thailand dan taiwan… bayaran mereka lebih besar dibanding saya, krn mereka pemegang working holiday visa yang direkrut. Kebetulan saya hanya bisa 3 hari metik saja. Lumayanlah…
    Selain memetik di plantation ada pekerjaan lain seperti, babat, menyiram, packaging dsb…
    Umumnya di beberapa plantation, menyediakan tempat tinggal seperti barak atau rumah kecil.
    Ada plantation pisang, tomat, cabai, anggur, paprika… mayoritas Plantation di Carnarvon dimiliki oleh orang vietnam.
    Segitu dulu aja deh berbagi kisahnya… Anyway, tinggal dan bekerja di OZ cukup menyenangkan… Mengikuti program working Holiday Visa bisa jadi adalah pengalaman bagus buat para remaja Indonesia.
    Sukses yaaa…

  25. salam kenal mb chita..iya neh utk whv 2012/2013 msh belum jelas n kebetulan udah waiting list bulan kemaren..kira2 kapan MOU nya di sign.kan kuota dari 100 jadi 1000..btw utk visa student juga agak ribet loh syaratnya..saya bc di web nya sangat byk sekali syarat2 nya.

    btw yg pengen saya tanyain tuh ttg toefl nya ..yang dimaksud itu utk ITP TOEFL yaa??mksh infonya

    • Salam kenal juga!
      Wah jadi 1000?! Banyak juga yah, mudah-mudahan Hanur dan teman-teman lain salah satu yang terpilih.
      ITP TOEFL adalah test TOEFL yang terakreditasi dan diakui internasional. Hanya lembaga tertentu yang menyelenggarakan, bisa dicari di google lembaga mana saja yang menyediakan test ini, biasanya universitas besar macam UI, IPB, dll. adalah salah satu lembaga yang menyelenggarakan test ini.

  26. hallo kak,

    aku mau tanya2 nih, untuk work holiday itu, harus pake proven TOEFL dari agen resmi atau kita test dan hasilnya keluar udah cukup ??

    dan aku sempet denger2 kalau itu dibukanya per 1 july, kira2 masih keburu gak ya kak kalau apply nya sekarang, mengingat ini udah mau akhir tahun karena aku baru cari2 kerjanya 2 mingguan dan baru dapet hari ini,

    tolong balasannya ya kak, kalau bisa di email ke mesmerize08@hotmail.com

    makasi kak…

    • Dear Ovy, proven TOEFL? Maksudnya ITP TOEFL? Coba ditanyakan langsung pada agen VISA yang membantu Ovy, pasti mereka lebih tau.
      Untuk tanggal terakhir, coba dilihat komen-komen sebelumnya. Ada beberapa teman yang memberikan info terkini tentang VISA tersebut. Atau kalau Ovy mau, coba untuk telpon langsung ke embassy Australia, untuk info terkini.๐Ÿ™‚

  27. Setahu saya, dari aturan immigrasi Australia disebutkan, persyaratan yang diminta, bukan TOEFL tapi IELTS. Kalau TOEFL sepertinya kecakapan berbahasa Inggris yang disyaratkan imigrasi Amerika.

    Penyelenggara IELTS resmi di Indonesia, yang saya tahu, salah satunya adalah IALF (Indonesia Australia Language Foundation).
    Untuk mengetahui lokasi test, book for test, and further information, silahkan browse di alamat : http://www.ialf.edu/

    • oh iya judulnya lapak ini Working Holiday Visa yah… hehehe… bisa pakai TOEFL… maaf…

      Ingetnya Permanent Residency terus… wahahahaha

      • Mas saya mau tanya, untuk tes TOEFL ini di lembaga yang ditunjuk kedutaan Australia atau boleh tes di kursus lokal sperti (LIA/ILP/EF) ?
        Trus satu lagi buat Ka Chita sama mas Santanu, apply visa jenis ini hanya buka Januari dan July saja? Brarti kalau saya mau apply sekarang udah gak bisa atau tergantung kuota yang 1000 itu/tahun ?
        Mohon bantu jawab ya kakak-kakak sekalian…
        Pengen banget ke Aussie๐Ÿ˜€

  28. Permisi.. setelah saya baca2 di web.. requirement yg kk Chita berikan di atas sepertinya untuk “Work and Holiday Visa”..
    kalau “Working Holiday Visa” tidak ada persyaratan “have tertiary qualifications, or have successfully completed at least two years of undergraduate university study”.
    “Working Holiday Visa” juga ada option untuk apply “Second Working Holiday Visa”.
    kalau “Work and Holiday Visa” sepertinya nga bisa..

    nah kk Chita.. saya mau bertanya nih.. kalau dengan visa yg kk Chita pake, tapi saya baru sekitar 2 bulan lulus S1 bisa nga?? Trus bisa nga setelah setahun, saya mau mengajukan Second Working holiday visa?
    apa setelah setahun pertama habis, saya bisa apply visa2 yg lain untuk tetap tinggal disana?

    thx..

    • Ivan, disini saya hanya berbagi informasi yang saya ambil dari website Australian Embassy untuk Indonesia. Untuk persisnya saya tidak tahu karena seperti yang dari awal saya tulis, saya bukanlah pemegang VISA jenis ini. Saya adalah pemegang VISA student-dependent. Jadi untuk informasi lebih lanjut Ivan bisa berkoresponden dengan pihak Australian Embassy langsung, atau menghubungi agen yang membantu membuat VISA jenis ini, atau dengan bertanya pada teman-teman lain yang memberikan komentar di post ini.๐Ÿ™‚

  29. mau nanya sikit ya..
    saya ada permit kerja malaysia. kalau misalnya saya apply working holid
    ay visa pakai paspor permit malaysia bisa nggak ya? tq.

  30. boleh nanya gak? working holiday visa itu harus yg udah kuliah atau gimana ya? misalkan saya lulus umur 17thn berarti nunggu 1thn buat working holiday visa kan ya, tapi saya tidak melanjutkan kuliah. itu bisa gak ya? trus kalo buat working holiday visa itu bisa sambil sekolah gak, kayak sekolah bahasa atau gak sejenis summer course? terimakasih yaaa

  31. wah terimakasih infonyaaaa kak..

    kalau dokumen uda lengkap harus ditranslate yah ?
    aku bingung kak mau translate dimana ya?
    ada contact person yang bisa aku hubungi kah kak??

    mohon bantuannya ya.. hehe

  32. Hi smua..aku Diana, aku Oz Permanent Resident ..aq tinggal di Melbourne. klo ada yg mau nyari kerjaan bisa contact aku..untuk house keeping n shop assistant .. untuk tempat tinggal bisa sama aku, tapi aku hanya bisa bayar $10/ hour.. ataupun klo ada yg mau nyari tempat tinggal bisa aq sewakan kamar $120/week..include electricity and Internet.

    Thanks..

  33. halo..

    saya mau nanya sis, langsung aja yah..

    apakah untuk apply visa working holiday membutuhkan ijasah universitas?

    saya ingin apply, cuma masih lulusan SMA, pernah kuliah di universitas ternama di depok, cuma tidak lulus karena keterbatasan biaya, kuliahnya sudah lebih dr 2 tahun.. apakah bisa?

    mohon infonya, terimakasih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s