Vertigo + Kecapean + EmEsGji = Tepar

Vertigo

Semalam sebelum berangkat liburan aku dan si Mas masih belum sempat packing. Aku kecapekan karena di tempat kerja sibuk menyiapkan order yang tumben-tumbenan banyak dan si Mas ada party-temannya yang mo mudik. Rasanya karna kecapekan dan lupa makan malam, penyakit maagku kumat. Ditambah kepikiran belum sempat packing, vertigo ikut muncul. Akhirnya rencana mo bangun tengah malam buat nyicil packing gagal total. 

Paginya setelah sholat subuh, baru aku dan si Mas mulai packing. Setelah itu karna kepala masih berat dan vertigo makin parah aku memanfaatkan waktu satu jam sebelum berangkat kerja untuk tidur. 

Rencana untuk kerja penuh hari itu juga gagal, setelah jam makan siang aku minta ijin ke supervisorku untuk pulang. Pulang kerja sempat tidur sebentar, kemudian jam empat sore kami sudah harus berangkat ke bandara.

Kecapean

Walaupun vertigo masih bercokol di kepala, namun karna skalanya ringan, aku masih bisa menikmati liburan di Melbourne dan Sydney. Sukurlah…

Setiap malam untuk mengurangi dan mencegah vertigo makin parah, aku rutin minum obat maag dan vitamin B12. Menurut saran pharmacist yang aku temui di Melbourne mereka menyarankan aku untuk minum paracetamol. Ditambah dengan istirahat malam yang cukup, alhamdulillah sangat membantu. Tapi tetap saja, walaupun hati riang ternyata badan merasakan kecapaian. 

EmEsGji

Sebagai orang yang tidak terbiasa makan-makan yang mengandung bahan penyedap rasa berupa MSG, badanku suka protes setelah aku makan makanan yang mengandung bahan ini. Apalagi kalau badan tidak dalam kondisi yang prima, alamat deh badan terasa nggak enak banget.

Mangkanya saat kami menyusun rencana tempat makan yang ingin didatangi saat liburan kami mencoret tempat makan masakan Indonesia dan masakan China, yang kami tengarai memiliki kecenderungan memakai MSG dalam masakannya. Tapiii… apa daya… Tinggal di hotel yang bersebelahan dengan rumah makan Indonesia di Melbourne (plus harganya murah), membuatku tergoda. Akhirnya paling tidak sekali atau dua kali sehari kami makan disana. Bisa ditebak tiap kali setelah makan makanan mengandung MSG malamnya aku sesak nafas. Aaaarrrgggghh… 

Belum ‘kapok’ dengan yang itu, di Sydney aku makan makanan berMSG lagi, plus, jajan makanan ringan berbahan rumput laut berbumbu MSG.😦

Tepar

Sampai di rumah, Townsville, hari Kamis malam, karna hati senang badan nggak ngerasa cape. Tapi keesokan harinya, vertigo yang beberapa hari terakhir mulai hilang, muncul lagi. Dan dada terasa sesak karna semalam sebelum tidur sempat makan makanan ringan rumput laut lagi. Intinya, kombinasi antara badan vertigo, kecapekan, dan makanan MSG membuatku tepar.

Si Mas langsung ambil tindakan tegas, ‘makan, minum vitamin, tidur.’ Di depan komputer pun dibatasi, ‘tidur, istirahat yang cukup.’ Jadi intinya bagi teman-teman yang sama nasibnya denganku ‘alergi MSG’, jangan makan makanan ber’MSG’ saat badan tidak dalam keadaan fit. Karna ‘enak’nya makanan itu hanya beberapa menit saja, setelahnya yang ada cuma badan yang remuk-redam, huhuhuhu…

Finally, maap ya masih belum sempet cerita tentang liburan, masih mo lanjut tidur lagi nih…  

 

24 thoughts on “Vertigo + Kecapean + EmEsGji = Tepar

  1. Untuk MSG aku juga sensi, tapi cuma jadi eneg aja sih…
    Aku dulunya juga suka sakit kepala, ntah kenapa krn nyetir jd gak pernah lagi… mungkin krn aku gak bs nyetir krn laper atau stress dan selalu sedia minum di mobil, sehingga gaya hidupku jadi bagusan dikit… lumayan jd bs bye bye sama panadol…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s