Exploring Townsville part 3 (Repost; Billabong Sanctuary)

I want to keep sharing some places I have visited while I am in Townsville, however, some of the places I had visited and written before I started making ‘Exploring Townsville’ theme, so I will do some repost. This post was repost from original post on November 22, 2011, with title ‘Mengunjungi Billabong Sanctuary’.

Wish you have a great day!

Setelah beberapa kali posting selalu tentang makanan, so *or lebih tepatnya, ‘akhirnya’* ada cerita lain selain makanan! *Horray!!*

Kali ini aku ingin cerita pengalaman saat kemarin berkunjung ke Billabong Sanctuary, yang letaknya tidak begitu jauh dari Townsville. Billabong Sanctuary adalah wildlife park dengan luas 11 hektar, di dalamnya terdapat lebih dari 100 jenis hewan yang terdiri dari beberapa hewan yang dirawat khusus oleh pengelola dan lainnya hidup dengan bebas. Taman ini memiliki beberapa koleksi yang terkenal akan ke-Australian-nya, beberapa hewan tersebut adalah koala, wallaby, wombat, dan kangguru. Selain itu ada banyak hewan lain yang sengaja dipelihara untuk menjaga eksistensi jumlahnya seperti cassowary, dingo, dan lain-lainnya.
Billabong Santuary selalu buka setiap hari dari pukul 9 pagi sampai pukul 4 sore hari, dan kecuali saat hari Natal taman ini akan tutup sehari penuh. Akan tetapi ada saat-saat dimana taman ini akan tutup secara khusus seperti beberapa bulan setelah cyclone melanda Townsville dan sekitarnya. Taman ini butuh dua bulan untuk merenovasi dan mengembalikan habitat alam yang menjadi tempat banyak binatang bertempat tinggal, sehingga pada saat tersebut taman ini ditutup untuk umum.
Selain bisa melihat binatang-binatang ini secara langsung, ada beberapa atraksi yang digelar setiap harinya untuk menarik perhatian pengunjung taman. Mulai dari memberi makan cassowary, kemudian berinteraksi dengan wombat dan koala yang menggemaskan, berkenalan dan memberi makan hewan reptil khas Australia, menyaksikan balapan kura-kura, dan berkenalan dengan dingo. Kalau tertarik dengan kehidupan hewan dan alam liar maka sebaiknya datang saat masih pagi, hingga bisa melihat seluruh atraksi yang tersedia.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai tempat ini dan harga tiket masuknya bisa dicek di website mereka langsung di Billabong Sanctuary.
*Eniwei, pasti udah banyak yang bilang, ‘tumben mau panas-panasan.’*
Hehehehe… sebenernya ini udah terlanjur item, gara-garanya si Mas Sabtu kemarin ngajakin ke the Strand, daerah pesisir pantai yang terkenal di Townsville. Si Mas yang orang lapangan dan pecinta alam, pingin refreshing setelah sibuk dengan ujian semester, dan aku terpaksa ikut. Di the Strand kami berjalan-jalan dipesisir pantai terawat cantik, pertokoan yang keren dengan bangunan gaya eropa kuno, dan kulitku yang tambah item, hahahahaha… Ceritanya nyusul yah, coz fotonya ada di lappy si Mas.
Nah, karena terlanjur item, *alasan yang nggak banget* dan bu presiden PPIA-Townsville malah kasian ma aku yang nggak mau belom sempet main kemana-mana, maka BuPres, insisted me untuk ikutan bareng dy dan salah satu teman senior yang punya rencana untuk pergi ke Billabong. Dengan iming-iming bisa liat koala dan kangguru dari dekat dan disindir sama si Mas, akhirnya aku berangkat!
En ternyata, koala tuh lucu banget yaaa…. *ndussel – ndusel sambil meluk bantal, ngebayangin koala yang kemarin aku peluk* Udah gitu kangguru tuh ramah euyy… saking gemesnya jadi pingin meluk kangguru tapi takut ditendang *inget ma pilem kartun*. Seru banget deh pengalaman saat kami di sana, binatangnya ramah-ramah dan staffnya juga attractive. Jadi mereka ngejelasin mengenai binatang-binantang tersebut yang ngedengerin nggak bosen, selain staff-staffnya juga emang good looking, compare to other bule out there yah. *hahahaha, serius loh… kalo nggak percaya dateng aja deh😀 *Untuk yang suka ngelihat dan berinteraksi dengan binatang dan alam, tempat ini recommended sekali, sayang kemarin karena si Mas harus kuliah semester pendek jadi nggak bisa ikutan. Kalau dy ikut, aku yakin dy bakal fall in love ma tempat ini. Selain orang dewasa, tempat ini juga tempat yang menarik untuk mengenalkan binatang pada anak-anak. Anak-anak bisa berinteraksi dengan binatang yang ramah dan bisa belajar untuk menyayangi binatang.

Overall, I had a great time yesterday, being around the nature life and all the girls’ talk. Bikin lupa waktu euy, pas balik ke kota nggak kerasa udah lewat jam makan siang loh. Wuah, ini bakal ketagihan niy keluar bareng cewe-cewe, hehehehe…😀

Pictures were taken by mbak Anita

38 thoughts on “Exploring Townsville part 3 (Repost; Billabong Sanctuary)

  1. Chitaaa.. Mas2 gantengnya kok ga dipotooooo? Aku kan mauuuu hahahaha
    Awalnya aku kira mau cerita soal museumnya billabong gt loh.. Ahahaha.. Sokteu nih bebe..😛

  2. Foto Dingo-nya yang mana ya Chit? *penasaran*
    Sayangnya, gak ada foto ama bule si penjaga kebun binatang hihihihi *modus*

    Meluk koala rasanya kayak meluk teddy bear ya say, iriiii….

    • Hihihihi… *sama aja nih cewe-cewe…*

      Ada sih di laptop, tapi serius pingin liat Dingo? Bukannya mirip-mirip antara anjing dan serigala gitu ya say?

      Meluk koala mah nggak perlu iri, tinggal nunggu waktunya. Abis ini Mayya and family bisa meluk juga😉

    • Kalo kanggurunya cuma dari jauh Mbak kami ngeliatnya, karena badannya yang besar. Yang kecil-kecil ini wallaby, mereka ramah dengan pengunjung karena sudah terbiasa dengan orang yang datang. Kalau wallaby liar di deket rumah, yang ada kalo dideketin langsung ngeluarin cakar, tatut…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s